Guru Ngaji Setubuhi Keponakan

mesum

Hanya gara-gara melihat keponakannya yang mengaji dengan pakaian tinggi, Hanafi (53), nekat mencabuli korban AW (14). Akibatnya, korban AW, hamil 6 bulan.

 

Tersangka Hanafi saat ini mendekam di Mapolsek OKI, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 

Informasi yang didapat, di Mapolres OKI, Rabu (26), korban pertama kali menyetubuhi keponakannya, pada bulan Agustus 2013. Saat itu korban sedang mengaji di rumahnya.

 

Melihat kondisi celana korban yang tinggi diatas lutut, niat semula untuk mengajarkan ngaji berubah haluan hingga merasuki pikiran pria yang sudah tiga puluh tahun ditinggal sang istri untuk berbuat amoral.

 

 

“Maukah, kamu saya setubuhi? Mudah-mudahan Allah meridhoi,” begitu rayuan Hanafi (53), ketika pertama kali melancarkan aksinya untuk menyetubuhi keponokannya AW (14) yang saat ini hamil 6 bulan.

 

Selang dua hari dari kejadian, Hanafi pun dibuat penasaran untuk mencoba melakukannnya lagi. “Saat itu saya ke rumahnya dan berkata, kamu nanti ke rumah tapi gak usah pakai celana dalam,” kata dia bercerita.”

 

Aksi bejat Hanafi akhirny tercium juga. Hasil perbuatan sang paman yang tak terpuji ini, membuat keponakannya hamil 6 bulan.

 

Kepala Desa Sumber Baru, Kecamatan Mesuji Raya, bersama warga membawa Hanafi ke balai desa, hingga digiring ke Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 

“Saya langsung di bawa ke balai desa, kemudian dijemput polisi, hingga saat ini ada di Polres,” ujarnya.

 

Hanafi, mengaku menyesal telah tega menyetubuhi keponakannya, diapun meneteskan air matanya saat diamankan di Polres OKI.” Aku menyesal pak,” tandasnya.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat Sik, melalui Kasat Reskrim, AKP Surachman, didampingi Kanit PPA, Ipda Rohima, mengatakan, pihaknya telah berhasil mengamankan tersangka.

 

“Atas perbuatannya tersangkat dijerat undang-undang perlindungan anak, minimal hukuman 14 tahun penjara,” singkatnya..

 

Teks        : Doni Afriansyah

Editor      : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com