Bupati OKI Tegur Asisten I

Iskandar SE . Bupati OKI

Iskandar SE . Bupati OKId

KAYUAGUNG – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar SE mengaku telah memanggil Asisten I Pemkab OKI, Drs Imam Sahuri  atas peristiwa mis komunikasi dengan perwakilan pendemo dari warga Desa Sungai Sodong Kecamatan Mesuji OKI, beberapa hari lalu.

Dikatakannya, kejadian seperti itu seharusnya tidak boleh sampai terjadi jika masing-masing pihak dapat mengendalikan emosinya sehingga apa yang menjadi tuntun masyarakat dapat disampaikan dan bisa ditindaklanjuti secara cepat.

“Seharusnya kita minta dengan rekan-rekan hal seperti itu dapat dilurus-luruskan saja, harus kita sadari adanya keterbatasan dalam situasi tersebut, mungkin sedang lepas kontrol,” ucap Iskandar usai kegiatan Deklarasi Damai 12 Parpol di Gedung Tansatrisna Polres OKI, Jumat (21/2).

Iskandar juga mengatakan, dirinya sudah memanggil dan menegur Asisten I pemkab OKI, agar peristiwa yang sempat terjadi tidak terulang kembali sehingga tungas yang dilaksanakan sebagai Aparatur Sipil Negara dapat dilaksanakan sebaik-baiknya terlebih lagi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Sudah saya panggil dan saya minta keterangan dari Asisten I, saya minta hal seperti ini tidak terulang lagi,” Iskandar berkata.

Ditambahkannya, sebagai penyelenggara pemerintahan, tentu saja pihaknya melaksanakan kebijakan sesuai dengan aturan, serta proses yang dilakukan sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan, seperti halnya dalam kasus pemilihan kepala desa (kades) Sungai Sodong Mesuji, terdapat tuntutan  masyarakat yang menyatakan proses pilkades cacat hukum.

 

“Ada kelompok yang menyatakan proses pilkades itu cacat hukum, itu adalah pendapat mereka kami sebagai penyelenggara tentu saja melihat prosesnya, jika sudah benar tentu saja kami tetap akan memprosesnya,” katanya.

Kata Iskandar, jika ada tuntutan dan keberatan maka sampaikan saya ke pihak penegak hukum maka nantinya akan diproses dan saat itu proses tersebut sedang berjalan di pihak kepolisian.

“Kita tunggu hasilnya jika nantinya terbukti tentu akan kita lakukan tindakan sesuai dengan tingkat kesalahannya, tolong kawan-kawan kedepan harus bersama bergerak untuk mengejar ketertinggalan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya terjadi mis komunikasi antara Asisten I Pemkab OKI Drs Imam Sahuri dengan perwakilan pendemo warga Desa Sungai Sodong, peristiwa ini berawal dari Puluhan Warga dari Desa sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, OKI, datang ke Kantor Bupati menggelar Aksi demo, untuk mempertanyakan Pelantikan Kades Sungai sodong, yang diduga kuat menggunakan IJazah palsu untuk melengkapi proses Administrasi dalam Pencalonan Kades Sungai sodong.

Tapi sayangnya, Pendamping dan perwakilan masyarakat yang sudah diterima di Ruang rapat bende Seguguk (BS) 1 belum sempat  menyampaikan tuntutan mereka Kepada Asisten 1 Setda OKI, tetapi Asisten 1, terlebih dahulu menanyakan hal yang tidak penting pada pendamping dan perwakilan masyarakat itu.

Asisten I menanyakan izin Demo, semntara masyarakat sudah mengantongi izin dari Polres  OKI, kemudian menayakan surat kuasa dari Masyarakat.

”Hal itu sebenarnya tidak perlu ditanyakan pada kami, dengan alasan prosedur, padahal kami demo sudah ada izin dari Polres OKI, karena asisten 1 tidak memberikan kesempatan kepada kami menyampaikan aspirasi dan hanya mengajak berdebat soal prosedur, itu artinya dia jelas tidak menerima kedatangan kami, oleh sebab itu kita memutuskan keluar, hal ini akan kami laporkan ke Pak Gubernur,” kata Sanusi Koordinator Aksi.

Melihat perwakilan Demo memutuskan keluar ruangan, Asisten 1 Setda OKI Ima Sahuri bukan menahan perwakilan demo untuk tetap ditempat malah membiarkan perwakilan masyarakat pergi.

”Di ruangan ini ada para wartawan, silahkan tulis di koran kejadian ini, bahwa saya hanya menanyakan prosedur saja, buka  berarti mengusir atau tidak menerima mereka, kami kami tidak ingin ada orang yang tidak adakaitannya dengan masyarakat tetapi dia memprovokasi masyarakat,’ kata Asisten 1 Setda OKI Ima Sahuri.

Hal ini sempat mengundang reaksi dari element pemuda di Kabupaten OKI bahkan meminta Bupati OKI untuk mengevaluasi jabatan Asisten I Pemkab OKI.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *