Sekolah di Palembang Banyak Perokok

Ilustrasi Rokok

Ilustrasi Rokok

PALEMBANG, KS-Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI tentang kawasan tanpa rokok (KTR), lingkungan sekolah di Palembang masih banyak perokok aktif. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, dr Anton Suwindro mengatakan, sekolah adalah salah satu lokasi yang di larang ada aktifitas merokok.

Hak tersebut sesuai sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2009 tentang KTR. “Memang masih ada sekolah yang luput dari pengawasan. Yang merokok bukan siswanya saja, tapi ada juga guru yang merokok. Mereka boleh merokok tapi seharusnya di luar kawasan pendidikan. Ini tentu menjadi catatan di akhir 2013,”ungkap Anton, saat di hubungi, Minggu (12/1).

Anton menyebut, adanya aturan yang di buat tersebut, bukan untuk melarang orang untuk merokok. Tapi, pemkot ingin menertibkan perokok, sehingga menyadari dan memberikan ruang bagi yang tidak merokok untuk menghirup udara bersih.

Sebut Anton, dengan adanya Perda KTR, diyakini akan ada perubahan yang lebih baik dalam perilaku masyarakat dalam menghargai lingkungan. “Kita juga akan meningkatkan sosialisasi ke masyarakat termasuk dengan menambah stiker di tujuh titik lokasi baru,” ujarnya.

Anton mengaku, selain Kementerian Kesehatan RI, salah satu lembaga independent Amerika juga melakukan survey yang tidak melibatkan Dinkes Palembang. Dari hasil survey tersebut diketahui kepatuhan warga terhadap Perda KTR masih rendah yakni hanya 17 persen. “Kami menargetkan tahun ini, kepatuhan KTR bisa bertambah menjadi 40 persen,”tukasnya

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *