Parpol dan Calon DPD Masih Membandel

Ilustrasi

Ilustrasi

*Belum Serahkan Laporan Sumbangan Kampanye

PALEMBANG, KS-Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Sumatera Selatan (Sumsel), sampai saat ini masih banyak yang belum menyerahkan laporan sumbangan awal dana kampanye yang masuk ke rekening kampanye mereka.

Padahal sesuai jadwal, paling lambat tanggal 27 Desember, laporan tersebut sudah harus disampaikan oleh parpol dan calon anggota DPD ke KPU. “Masih banyak yang belum menyerahkan laporannya, sampai saat ini baru tiga parpol yang sudah menyerahkannya yakni PPP, PKS dan Partai Golkar,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Hukum KPU Sumsel, Agus Heri ketika dibincangi, Selasa (17/12).

Sementara dari 28 calon anggota DPD jelas Heri, belum ada satu pun yang menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye nya. Heri mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 17 tahun 2013, laporan awal dana kampanye itu disampaikan sejak tiga hari ditetapkan sebagai peserta pemilu hingga 2 Maret 2014 mendatang.

“Sementara laporan sumbangan dana kampanye diserahkan peserta pemilu, paling lambat tanggal 27 Desember dan tahap selanjutnya pada tanggal 2 Maret 2014. “ Dalam aturan itu, dijelaskan yang wajib membuka rekening khusus dana kampanye, adalah peserta pemilu yaitu parpol dan calon DPD. Sedangkan kewajiban caleg, adalah melaporkan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye kepada parpol,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi dan Kampanye, Ahmad Naafi menambahkan, dalam laporan awal dana kampanye  tersebut harus dijelaskan sumber-sumber dana kampanye.

Laporan awal dana kampanye ini mencakup informasi daftar penyumbang, jumlah penerimaan dan pengeluaran dana kampanye berupa uang, barang dan / atau jasa. “KPU akan mengumumkan rekapitulasi laporan sumbangan dana kampanye peserta pemilu, melalui pengumuman atau website nantinya. Konsekuensi apabila peraturan tidak dilaksanakan peserta pemilu akan dibatalkan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Andika Pranata Jaya mengaku akan melakukan pengawasan terhadap laporan dana kampanye Parpol, meski diakui mereka mengalami kesulitan terhadap laporan dana kampanye yang dilakukan caleg. “Yang wajib melaporkan itu Parpol, sehingga kita mengalami kesulitan untuk mengawasi peredaran uang yang ada pada caleg,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR        : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *