Maling di Rumah Polisi, Arwanto Dibekuk

ilustrasi-borgol

PALEMBANG, KS –Terlibat aksi pembobolan rumah polisi, Arwanto alias Ayub (26), diringkus anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim), Polsekta Kalidoni Palembang, saat berada dirumah saudaranya, Rabu (4/12).

Warga Jalan Mayor Zen, Lorong Sendawai, RT 28, RW 07, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang ini harus menjalani  hari-harinya dibalik jeruji penjara Polsekta Kalidoni. Pelaku ditangkap karena aksi pencurian di rumah seorang anggota Polisi Polda Sumsel .

Briptu Farizal yang merupakan korban pencurian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kalidoni, lantaran rumahnya yang terletak di Jalan Mayor Zen, Lorong Iwari, RT 34, RW 02, NO 03 Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang telah dibobol kawanan pencuri.

Dari laporannya, Briptu Farizal mengatakan kalau kawanan pencuri telah memasuki rumahnya pada Jumat (20/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Menindak lanjuti laporan tersebut tim Polsek Kalidoni Palembang melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap salah satu kawanan pembobol rumah Farizal.

Dari pengakuan pelaku Arwanto, dirinya melakukan aksi pencurian tidak seorang diri. Ia bersama dua orang rekannya yang bernama Karmadi (DPO) dan Pendi  (DPO) yang merupakan warga sekampung pelaku.

“Bukan aku kak yang masuk rumah itu, tugas aku hanya jaga di luar yang masuk ke dalam rumah Karmadi dan Pendi. Sudah maling aku langsung balik, sedangkan barang curian dipegang Karmadi,” ungkapnya.

Lanjut Armanto, dirinya baru melakukan aksi pencurian satu kali dan itu pun Karmadi dan Pendi yang mengajaknya. “Aku cuma dapat Rp 350 ribu dari hasil bobol, duetnya digunakan untuk makan sehari-hari,” tutur pria yang kesehariannya menjadi sopir ini.

Kapolsekta Kalidoni Palembang, AKP Tri Sumarsi, mengatakan modus pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara melepas kaca jendela samping kanan sebanyak tiga buah dan ketiga pelaku langsung masuk ke dalam rumah.

“Dengan leluasa para pelaku mengambil tas milik korban yang berisikan satu unit kamera digital Merk Canon, dua unit Handycam Merk Panasonic, Hardisk 500 Giga, dua Flashdisk dan carger camera, yang totalnya sekitar Rp 15 Juta,” jelas Tri.

Lanjut Tri, kini dua pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih pengejaran petugas. “Korban merupakan seorang anggota Polisi yang berdinas di Polda Sumsel dan untuk pelaku dikenakan Pasal 363, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara,” tegas Tri.

 

Teks      :  Oscar Ryzal

Editor  : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *