Diduga Keracunan, 1 Tewas 2 Sekarat

Ilustrasi

Ilustrasi

PRABUMULIH|KS-Warga Dusun II Desa Sukamaju Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim, dihebohkan dengan temuan seorang pelajar SD warga terbujur kaku di kamar rumahnya. Sementara dua orang rekannya, sekarat dan mengalami muntah-muntah akibat keracunan.

Korban tewas yakni Sentriana (11), sementara dua orang teman korban yakni Yendra Yeni (11) dan Ira Junariah (11), sekarat dan menjalani perawatan intensi di RSAR Bunda Prabumulih. Belum diketahui secara pasti, apa yang menyebabkan ketiga korban mengalami muntah-muntah dan kejang-kejang layaknya orang keracunan tersebut.

Didiuga korban mengalami keracunan akibat menghirup gas karbondioksida (co2) yang berasal dari mesin genset dikediaman Sentriana. Peristiwa nahas itu, terjadi Selasa (26/11), sekitar pukul 20.00 wib.

Informasi berhasil dihimpun, sebelum ketiga bocah ini ditemukan sekarat dan tewas, ketiganya yang merupakan sahabat kental ini bermain di dalam kamar Sentriana. Saat ketiganya asyik bermain sambil mengkonsumsi permen yang dibawakan oleh Mardiana (40), yang tak lain adalah orang tua dari Sentriana.

Saat ketiganya bermain di dalam kamar, kedua orang tua korban pergi karena ada urusan dengan kondisi mesin genset yang ada di rumah tersebut menyala. Sekitar pukul 20.00 wib, Mardiana dan suaminya Darwin pulang, ketika itu mereka mendengar suara ngorok dari dalam kamar putrinya.

Lalu, ia masuk kedalam kamar tersebut, betapa terkejutnya ia ketika melihat dari mulut Ira mengeluarkan busa. Saat itu Darwin menduga, Ira mengalami sakit keras lalu ia pergi ke rumah orang tua Ira untuk memberitahukan keadaan anaknya tersebut.

Tapi betapa terkejutnya dia, ketika pulang ke rumah ia mendapati isterinya tengah menangis sedih sembari mengatakan kondisi anaknya yang tak sadarkan diri dan tubuhnya sudah dingin seperti es.

Sementara Yeni teman anaknya juga dalam keadaan setengah sadar, melihat kondisi itu Darwin langsung membawa anak kesayangannya itu ke RS AR Bunda. Tapi apa daya, ternyata putri kesayangannya itu dinyatakan telah meninggal dunia.

Mat Isa, orang tua Ira ketika dibincangi wartawan mengaku tidak menyangka sama sekali atas apa yang menimpa putrinya dan kedua rekannya.

“Sekitar jam sepuluh malam tiba-tiba rumah aku digedor tetangga sebelah rumah ngomongkan anak saya sakit eh dak tahunya anaknya justru sudah meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (27/11).

Disinggung mengenai penyebab kematian dan keracunan tersebut, Mat Isa mengaku tidak mengetahui apa penyebabnya. “Belum tahu kami apa penyebabnya,” tandasnya seraya mengatakan dirinya berharap anaknya lekas sembuh.

Teks : Irsan Matondang

Editor : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *