Kapal Wajib Sediakan APAR

Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

PALEMBANG, KS-Semua kapal yang melintas di perairan Palembang, diwajibkan untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR). Untuk memastikan APAR tersebut, ada maka Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Palembang, akan melakukan pengecekan.

“Ketersediaan APAR tersebut, menjadi salah satu kelayakan bagi suatu kapal untuk beroperasi. Selain itu, adanya APAR tujuannya untuk meminimalisir penyebaran api, saat terjadi kebakaran diatas kapal,” kata Kepala BPBPK Palembang, Edison ketika dibincangi, Kamis (21/11).

Dengan demikian sebutnya, wajib hukumnya bagi semua jenis kapal baik itu kapal penumpang maupun kapal lainnya, untuk memiliki APAR. Edison mengatakan, APAR, merupakan alat keselamatan yang paling penting, bukan hanya bagi penumpang, tetapi juga bagi awak kapal.

Karenanya ia berharap, semua pemilik kapal menyediakan APAR. “Untuk memastikannya, kami akan mengecek semua kapal yang ada di perairan Palembang. Kami akan pastikan, tidak ada kapal yang tidak menyediakan Apar. Selain itu, pengecekan tersebut untuk memastikan apakah APAR yang ada masih berfungsi dengan baik atau tidak,” ucapnya.

Edison menambahkan, selain pengecekan ketersedian APAR, pihaknya juga rutin mensosialisasikan kepada awak kapal, agar menyediakan pelampung. “Apabila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, kapal sudah siap,”ujarnya.

Ia menerangkan, tidak hanya kapal yang wajib memiliki APAR. Bangunan usaha, juga di wajibkan memiliki APAR. Sayangnya sebut dia, belum semua bangunan memiliki APAR. “Baru sekitar 70 persen, bangunan ruko di Palembang yang telah memiliki APAR. Padahal tiap bangunan kecil maupun sedang, setidaknya harus memiliki APAR sebagai alat penanggulangan dini dari ancaman bahaya kebakaran,”sebutnya.

Lanjutnya, berdasarkan Perda kota Palembang Nomor 31 tahun 2009 mengenai retribusi dan pembinaan bahaya kebakaran, serta kepemilikan APAR di tempat usaha, pihaknya rutin melakukan pemeriksaan serta sosialisasi di setiap bangunan seperti ruko dan beberapa hotel yang ada. Hasilnya, banyak ditemukan bangunan yang minim akan pengaman bahaya kebakaran khususnya ruko yang biasa dijadikan tempat usaha.

“Kalau seperti hotel berbintang rata-rata kini telah memiliki APAR, dan beberapa pengaman kebakaran lainya, sedangkan banguanan ruko memang ada juga yang telah dilengkapai. Namun, kebanyakan jumlah APAR nya masih tidak sesuai dengan besar bangunan, selain itu banyak yang kondisinya sudah usang,”tukasnya.

Teks : Alam Trie Putra
Editor : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com