Berebut Harta Warisan Sesama Saudara Saling Lapor Polisi

warisan
PALEMBANG, KS – Sesama saudara harusnya saling membantu, tolong menolong dan rukun, tetapi tidak seperti enam saudara ini. Mereka saling bermusuhan demi mendapatkan harta warisan.

Junaidi (52), Mahmud (50), Sutinah (54), adalah tiga saudara kandung yang tinggal di Perumnas, Kenten Palembang. Mereka melaporkan tiga saudara kandung mereka yang lainnya, salah satunya Makuni (60) yang merupakan kakak tertua dari enam saudara tersebut.

Awalnya, Makuni melaporkan tiga saudara mereka ke Mapolresta Palembang atas penyerebotan tanah warisan dan pada akhirnya tiga saudara mereka tersebut yang dipanggil pihak kepolisian Polresta Palembang untuk dimintai keterangan. Mereka pun memenuhi panggilan polisi tersebut.

Merasa tidak senang karena telah dilaporkan ke polisi oleh Makuni, tiga saudara itupun melaporkan balik ke Mapolda Sumsel. Setibanya di Polda tiga saudara tersebut menceritakan awal mula sengketa tanah warisan orang tua mereka.

Menurut pengakuan Junaidi, tanah tersebut yang seluas setengah hektar sudah dibagi rata oleh orang tua mereka sebelum keduanya meninggal. Tetapi nyatanya Makuni tidak menerima keputusan itu dan merubah patok tanah yang sudah ditentukan.

Ia menambahkan, sebenarnya kasus sengketa warisan tanah ini sudah berlangsug selama enam tahun, bahkan Ketua Rukun Tetangga (RT), dan Lurah setempat sudah memediasikan ke enam saudara tersebut untuk berdamai. “Tetapi Makuni tidak setuju dengan hasil mufakat keluarga yang dimediasi oleh Ketua RT dan Lurah,” tuturnya.

“Kini laporan ketiga saudara tersebut sudah diterima untuk ditindak lanjuti,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol R Djarod Padakova.

Teks : Oscar Ryzal
Editor : Junaedi Abdillah




One thought on “Berebut Harta Warisan Sesama Saudara Saling Lapor Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *