Mendongkrak PAD di Bumi Besemah

apbd
PAGARALAM KS-Dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pagaralam, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) terus menggiatkan pendataan ulang terhadap sejumlah aset daerah, baik dalam bentuk bangunan, kendaraan, tanah, dan kebun. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Pengolahan Keuangan dan Aset Kota Pagaralam, H Haryanto SE MM MBA melalui Kabid Aset Faisal SE MM, Ahas (17/11).

Kata Faisal, sejauh ini ada sejumlah aset dareah yang dimiliki Pemerintah Kota Pagaralam tidak jelas keberadaannya. Padahal semua itu merupakan kekayaan dan salah satu pendorong dalam meningkatkan pendapatan daerah (PAD), seperti kebun kopi, bangunan, uang pinjaman dana bergulir, perusahaan daerah dan masih banyak yang lainnya.

“Ada sejumlah aset daerah milik Pemkot Pagaralam, sejauh ini tidak jelas pengelolaanya. Padahal keberadaan aset tersebut sangat diharapkan akan menambah PAD, seperti lahan kebun kopi, bangunan dan unit usaha lainnya yang ada kerjasama dengan pemerintah,” jelasnya.

Sebut Faisal, seperti lahan berbentuk kebun kopi. Itu jumlahnya mencapai ratusan hektare, baik yang berada disejumlah lokasi wisata, lokasi perkantoran maupun disejumlah daerah lainnya. Selain dalam bentuk tanah dan bangunan, termasuk pula dana bergulir yang dipinjamkan kepada Koperasi hingga mencapai miliaran rupiah. Bantuan dana bergulir untuk berbagai usaha masyarakat tersebut dilakukan sejak tahun 2002 lalu hingga kini dipertanyakan.

“Pemko Pagaralam sudah membeli lahan kebun kopi sejak tahun 2002 lalu dengan luas lebih dari 100 hektar. Sementara dari hasil kebun itu hingga kini tidak ada yang disetorkan ke kas daerah. Termasuk dana bergulir yang dipinjamkan kepada sejumlah koperasi hingga mencapai Rp 2 miliar lebih juga tidak jelas pengelolaanya,” terangnya seraya berujar Pemko Pagaralam dan Pemerintah Pusat telah memberikan bantuan baik dalam bentuk barang maupun dana bergulir kepada sekitar 40 lebih Koperasi dengan total aset hingga mencapai diatas Rp 10 miliar.

Pihak aset DPPKA, kata Faisal, saat ini tengah melakukan inventarisasi di setiap satuan kerja yang ada mulai dari seluruh sekolah, kelurahan se-Kota Pagaralam dan dilanjutkan kepada sejumlah SKPD yang ada.
“Sejauh ini, kami tengah melakukan pendataan ulang, mengukur, dan akan membuat surat perjanjian kerjasama dalam pemanfaatan barang pemerintah
baik dalam bentuk tanah, kebun dan bangunan,” bebernya.

TEKS:ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com