4791 Warga Masuk Sasaran PKH

INDRALAYA, KS-Sebanyak 4791 warga yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), masuk dalam sasaran Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten OI, H Syarkowi, Minggu (17/11).

“Data BPS tahun 2011, sebanyak 4791 sasaran keluarga yang terdapat di 12 kecamatan. Sementara untuk empat kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Kandis, Indralaya Utara, Rambang Kuang dan Kecamatan Rantau Alai, datanya belum masuk. Namun akhir Oktober lalu, data ke empat kecamatan itu sudah kita sampaikan,” kata Syarkowi.

Menurutnya, kriteria warga yang berhak mendapatkan bantuan melalui PKH ini adalah, ibu-ibu sedang masa nifas, hamil, mempunyai anak balita atau anak sekolah tingkat SD atau SLTP.

“Pendataan PKH ini, berdasarkan data BPS tahun 2011. Namun secara tehnis dilapangan, PKH ini kerjasama antara Dinsos, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik),” ujarnya.

Ia mencontohkan, seorang anak SD sudah mendapat bantuan BSM secara otomatis, tidak akan mendapatkankan lagi bantuan dana di PKH. “Yang jelas, sekarang ini masih tahap validasi, sampai dengan akhir November nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH untuk Kabupaten OI, Nazuah, mengatakan, pihaknya tengah melakukan validasi data dari tanggal 4 hingga akhir November 2013. Setelah itu, hasilnya akan dilaporkan ke pusat. “Mudah mudahan akhir Desember ini, bantuan tersebut akan terealisasi,” ucapnya.

Menurutnya, untuk siswa SD akan mendapat Rp500 ribu per tahun ditambah bantuan tetap Rp300 ribu. Untuk siswa SLTP akan mendapat Rp1juta per tahun, ditambah bantuan tetap Rp300 ribu.

Sedangkan untuk ibu hamil atau menyusui akan mendapatkan Rp1juta pertahun ditambah bantuan tetap Rp300 ribu pertahun. “Dalam satu keluarga akan mendapatkan bantuan secara bervariasi, tergantung data anggota keluarga itu sendiri dan dalam satu keluarga tidak lebih dari Rp 2,8 juta pertahun. Itu merupakan bantuan maksimal dalam satu keluarga,” tukasnya.


Teks : Junaedi Abdillah
Editor : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *