Kawasan Hutan di Sumsel Butuh Perhatian

Pemerintah Provinsi termasuk Sumatera Selatan perlu memperhatikan kepastian kawasan hutan karena di daerah ini masih ada yang belum memiliki kegunaan. Kondisi riil tersebut terbuka dengan adanya hasil pemantauan  dari UNDP soal kepastian pemanfaatan hutan masih ada yang belum dilaksanakan kegunaannya di daerah ini sehingga perlu ditingkatkan lagi.  Statemen itu muncul dari Projek Manager Tata Kelola Hutan dari UNDP Abdul Wahid dalam diskusi tata kelola hutan di Palembang, Rabu (13/11) kemarin.
Sepakat dengan Abdul Wahid  tentang  hasil penilaian  tersebut maka  kita juga mengharapkan aspek tersebut perlu diperhatikan sehingga perkembangan hutan akan semakin baik. Penetapan kawasan hutan tersebut perlu supaya hutan tidak bermasalah dalam penggunaanya.
Selain itu perlu juga membentuk lembaga kapasitas penegak hukum tentang keberadaan hutan wilayah. Lembaga kapasitas penegak hukum yang nantinya bertanggung jawab ke pemerintah pusat itu perlu dibentuk di setiap provinsi di Indonesia.  Dengan adanya lembaga tersebut diharapkan pengelolaan hutan semakin terarah dan tidak terjadi konflik.  Hal ini karena konflik pertanahan terutama di areal hutan sering terjadi termasuk di Sumatera Selatan  sehingga perlu dihindari dan diantisipasi.
Sementara mengenai izin pemanfaatan hutan di daerah ini masih didominasi pihak swasta dibanding perorangan. Oleh karena itu peran pemerintah sangat diutamakan dalam memberikan akses karena aturan cukup mendukung kegunaan hutan untuk masyarakat. Apalagi saat ini kerusakan hutan di wilayah kita sudah banyak yang benar-benar kritis. Akibatnya bukan hanya hutan dan floranya yang menjadi langka. Tetapi badan sungai yang sangat berguna untuk menyuplai air bagi masyarakat juga makin terancam.

Kerusakan sungai itu nyaris  terjadi di semua daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Sumatera Selatan dari hulu hingga ke hilirnya. Padahal keberadaan sungai sangat vital bagi seluruh masyarakat.

Di sisi lain kerusakan hutan dan sungai itulah yang menyebab kita kekeringan air saat musim kemarau dan banjir begitu musim penghujan dating. Moga semua hal ini diapresiasi dengan baik oleh pemerintah dan dengan cepat tanggap mencari solusinya. Dengan upaya itu kita harapkan agar pengelolaan hutan semakin baik dan bagus sehingga masyarakat di sekitar hutan menjadi makmur dan tak ada konflik-konlik lagi.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *