Tenaga Bidan di PALI Masih Minim

dr Hj Eni Zatila MKM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI

dr Hj Eni Zatila MKM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI

PALI | KS —  Pelayanan kesehatan di kabupaten PALI selama ini ternyata belum maksimal dilakukan. Hal ini terkait masih minimnya tenaga kesehatan didaerah ini.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berencana akan mengusulkan Bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) Kabupaten. Agar pelayanan kesehatan dapat lebih menyentuh masyarakat bawah. Sekaligus  untuk menanggulangi kekurangan bidan PTT dari pusat, yang dinilai saat ini masih kurang.

dr Hj Eni Zatila MKM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, mengungkapkan, usulan tersebut baru wacana Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten PALI, untuk dilaksanakan di tahun mendatang. “Nantinya usulan tersebut baru bisa direalisasikan, bergantung pada anggaran yang tersedia. Yaa, harapan kita usulan tersebut dapat terealisasi, guna menambah pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eni kepada Kabar Sumatera, kamis (31/10).

Menurut Eni,  bidan PTT saat ini dari pusat, dan dikontrak hanya dua periode. “Satu periodenya selama 3 tahun. Kalau habis kontraknya, gimana? Makanya, dengan rencana diusulkannya bidan PTT kabupaten, tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan bidan. Lagipula gajinya lebih besar daripada tenaga honor,” terangnya.

Eni juga menambahkan saat ini bidan PTT yang tersebar di PALI, hingga saat ini berjumlah 22 orang, dan 56 orang yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS). “Semuanya tersebar di Kabupaten PALI, dan semuanya dibawa naungan puskesmas Talang Ubi, Tanah Abang, Simpang Babat, Air Itam, Sungai Baung, dan TempirÂi,” lanjutnya.

Penyebaran bidan di desa-desa memang belum merata. “Idealnya di satu desa itu minimal terdapat satu bidan. Entah apakah itu bidan PNS ataupun bidan PTT. Kalaupun tidak ada bidan di suatu desa, itu biasanya masih bisa ditanggulangi oleh bidan desa terdekat atau Pustu yang harus bertanggung jawab,” katanya.

Sedangkan untuk dokter, idealnya satu Puskesmas, satu dokter. Hanya saja, dengan kondisi sekarang baru dua Puskesmas Kabupaten PALI, yang memiliki dokter. “Yakni Puskesmas Simpang Babat dan Puskesmas Air Itam. Untuk dokter gigi, yang ada Cuma di Puskesmas Talang Ubi dan Puskesmas Simpang Babat, yang lain tidak ada. Sedangkan tenaga bidan PNS (Pegawai Negeri Sipil), berjumlah 56 orang. Dengan rincian, bidan D3 (PNS) 49 orang, dan bidan D1 (PNS) 7 orang. “Itu se-PALI, termasuk di rumah sakit,” pungkas Eni. (ebi)

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

DATA DI BWH INI TOLONG DI BOX SENDIRI

Data bidan PTT : berjumlah 22 bidan.

1. Puskesmas Talang Ubi (8 bidan)

2. Puskesmas Tanah Abang (2 bidan)

3. Puskesmas simpang Babat (7 bidan)

4. Puskesmas Air Itam (3 bidan)

5. Puskesmas Tempirai (1 bidan)

6. Puskesmas Sungai Baung (1 bidan)

Bidan PNS : berjumlah 56 bidan

1. Puskesmas Talang Ubi (9 bidan)

2. Puskesmas Tanah Abang (5 bidan)

3. Puskesmas Simpang Babat (11 bidan)

4. Puskesmas Air Itam (1 bidan)

5. Puskesmas Tempirai (5 bidan)

6. Puskesmas Sungai Baung (3 bidan)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *