SFC Bidik Markus

Markus Horison

Markus Horison

PALEMBANG KS-Keluarnya kiper utama Sriwijaya Ferry Rotinsulu membuat beberapa kiper top tertarik untuk bergabung bersama skuad Laskar Wong Kito musim 2014 nanti. Nama Markus Haris Maulana juga disebut-sebut menyatakan diri bersedia bergabung.

“Benar, tetapi semuanya harus dikonsultasikan dengan pelatih dan manajemen. Saya sudah laporkan ini kepada Pak Robert, Manajer Tim,” jelas Sekretaris Tim SFC, Aulia Seftiawan, Kamis (31/10).

Kata Aulia, meski Markus sudah menyatakan mau bermain untuk Sriwijaya FC, tetapi semua harus melalui rekomendasi pelatih. Itu pula yang menjadi prosedur rekrutmen pemain selalu ini dilakukan manajemen Sriwijaya FC.

“Karena pelatih lah yang tahu soal teknisnya, sementara kami akan berusaha mengejar si pemain jika sudah mendapatkan izin dari pelatih,” sebut Aulia.

Seperti diketahui SFC sudah mengamankan tiga kiper yakni Fauzi Toldo dari Persisam, Selsius Gebze dari Persidafon Dafonsoro, dan mempromosikan Teja Pakualam dari SFC U-21. Namun tidak menutup kemungkinan SFC akan kembali mendatangkan kiper jika mendapatkan rekomendasi dari pelatih.

Markus adalah kiper terbaik yang pernah dimiliki Sriwijaya FC. Dia selama tiga musim menjadi kiper utama Timnas Senior.

Pemain yang pernah memperkuat PSMS Medan ini tercatat pernah memperkuat Timnas yang terakhir menjadi runner Piala AFF tahun 2012. Namun penampilan Markus belakangan terus menurun.

Terakhir dia memperkuat Persib Bandung musim 2010-2011 dan kemudian dibuang, musim berikutnya dia sempat bermain untuk PSMS Medan.
Kemudian musim 2013 tercatat dia bermain untuk Persidafon di putaran kedua.

Sempat tampil gemilang dia 10 pertandingan Persidafon, Markus kemudian banyak membuat blunder yang membuat posisinya kembali digeser Gebze di lima laga terakhir klub berjuluk Gabus Sentani itu. Bahkan Markus tak mamu menyelamatkan klub itu dari jurang degradasi.

Manajer Tim Robert Heri yang dikonfirmasi membenarkan SFC banyak mendapatkan tawaran dari beberapa pemain berpengalaman di ISL. Namun pihaknya mengaku selektif memilih pemain dan sesuai dengan kebutuhan tim.

“Kami pada dasarkan selalu berdiskusi dengan pelatih, jika kemudian ada saran dari pelatih maka pemain ini akan dinegosiasi untuk rekrut. Harus sesuai dengan kebutuhan tim,” tutup Robert.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *