Pemprov Sebar 4000 Undangan

*Pelantikan Gubernur-Wagub Sumsel

PALEMBANG, KS-Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2013-2018, di jadwalkan pada 7 November mendatang di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Pelantikan orang nomor satu dan dua di Bumi Sriwijaya ini, diprakirakan bakal dipadati tamu dan undangan. Sebab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sendiri, menyebar 4000 undangan untuk pelantikan tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Biro (Karo) Otonomi Daerah (Otda) Pemprov Sumsel, Agus Yudiantoro saat dibincangi usai rapat lanjutan panitia pelantikan Gubernur-Wagub Sumsel di ruang Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (31/10).

“Ada 4000 udangan, yang kita sudah kita sebar. Undangan untuk sejumlah gubernur di Sumatera, dan kalangan di Jakarta sudah diberikan gubernur saat ada pertemuan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar),” jelas Agus.

Sementara undangan untuk kabupaten dan kota di Sumsel terang Agus, sudah diserahkan kepada Asisten I Pemprov Sumsel. “Untuk SK pelantikan sendiri, tinggal menunggu tandatangan presiden. Tetapi SK itu, sudah diserahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ke presiden. Mendagri sendiri, akan datang ke Palembang satu hari sebelum pelantikan,” bebernya.

Dibincangi terpisah, Asisten I Pemprov Sumsel, Mukti Sulaiman menambahkan, pelantikan gubernur dan wagub tersebut akan dilakukan langsung oleh Mendagri atas nama presiden. “Mendagri sudah memberikan konfirmasi, akan melantik secara langsung gubernur dan wagub pada 7 November mendatang,” ucapnya.

Panitia pelantikan sambungnya, saat ini selain sudah mulai menyebarkan undangan juga mulai menyusun tata ruang di PSCC yang dijadikan tempat pelantikan. “PSCC, bisa menampung sekitar 4000 tamu dan undangan. Sementara di luar, kita siapkan bisa tempat untuk menampung 2000 tamu dan undangan. Untuk anggota DPRD Sumsel sendiri, kita tempatkan di tengah ruangan dan balkon,” bebernya.

Sedangkan untuk pengamanan ujarnya, panitia sudah bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel. “Untuk pengaturan lalu lintas di kawasan PSCC, nantinya aparat kepolisian akan menggunakan sistem buka-tutup,” tukasnya.

Teks     : Imam Mahfudz Ali
Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *