Oknum Pengacara Jadi Bandar Togel

Oknum pengacara dan dua temannya yang diciduk Polsekta Sukarame terkait kasus togel

Oknum pengacara dan dua temannya yang diciduk Polsekta Sukarame terkait kasus togel

PALEMBANG, KS – Tertangkap tangan saat menerima uang hasil rekap toto gelap (Togel), oknum pengecara dibekuk Tim Reskrim Polsekta Sukarami, Palembang dirumahnya Rabu (30/10) pukul 16.30 WIB.

Fauzan (41), oknum pengacara ini tidak dapat berkutik saat petugas menangkap basah pelaku waktu menerima uang hasil rekap Togel dari dua kaki tangannya, Rahmat (39) dan seorang pria tuna rungu, Taufik (42) keduanya merupakan warga Kecamatan Alang-alang Lebar.

Pengacara yang tinggal di Jalan Air Itam, kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang terasebut, sangat kaget bukan kepalang saat melihat petugas yang sudah mengepung rumahnya. Untuk mempertanggung jawab perbuatannya ketiga pelaku digiring ke Mapolsekta Sukarame Palembang.

Dari tangan ketiga pelaku, polisi menyita uang tunai senilai Rp 3,7 juta, rekapan togel, satu unit kalkulator dan 6 unit  handphone. Yang digunakan untuk bertransaksi Togel.

Diakui Fauzan, dia bukanlah seorang bandar togel. Dia hanya kurir togel dari seorang bandar togel yang tinggal di Jakarta. Setidaknya, ia kerja dengan pria berinisial Hs itu sudah dalam periode empat bulan ini.

“Saya kebagian 10 persen dari seluruh uang pasangan togel. Uang itu disetor melalui rekening dan hasil rekapan dikirim melalui SMS,” kilah Fauzan.

Dari informasi yang diberikan petugas, Fauzan memiliki profesi sebagai pengacara. Saat dijumpai, ia pun sedang mengenakan kaos Peradi Sumsel.

Bahkan, ada kontak bernama ‘KPU Palembang’ dari salah satu handphone yang disita polisi. “Tolong jangan angkat-angkat profesi saya itu. Cukup angkat saya pelaku togel, jangan yang lain,” kata Fauzan.

Sementara Rahman dan Taufik mengaku hanya mencari pelanggan atas perintah Fauzan. Dalam setiap harinya, mereka bisa mendapat uang Rp 500 hingga 600 ribu dari pemasang togel. Nantinya, uang itu mereka setor ke Fauzan dengan datang langsung ke rumah Fauzan.

“Kami dapat komisi 10 persen dari jumlah uang pemasang togel. Kami kerja togel hanya sambilan saja,” kata Rahman dan Taufik.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi, didampingki Kanit Reskrim, Iptu Sembiring, membenarkan penangkapan itu. Pihaknya sudah melakukan pengintaian terhadap ketiga pelaku sejak sepekan sebelum penggerebekan.

“Kita akan terus dalami kasus ini untuk mencari identitas bandar togelnya,” kata Imam.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *