Interkoneksi ATM Bukan Ancaman

 

Ilustrasi. Mesin ATM | Net

Ilustrasi. Mesin ATM | Net

PALEMBANG | KS-Interkoneksi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA dan Bank Mandiri sejak 2012 berdampak pada efisiensi dan kenyamanan nasabah dua bank ini. Selain tak ada biaya, cepat, dan nyaman adanya interkoneksi ini bukan menjadi ancaman bagi bank-bank papan bawah.

Sudarta, Peneliti Bank Indonesia Kantor Wilayah VII Palembang menyampaikan,  terhubungnya dua ATM bank itu akan sangat  menguntungkan nasabah baik BCA maupun Mandiri.  Juga ini menguntungkan banyak nasabah bank lain yang menjadi anggota jaringan yang sama.

Jika sebelumnya BCA dan Mandiri saling bersaing, namun sejak interkoneksi terwujud, bisnis kedua bank itu tak lagi membuat nasabah mengalami kesulitan.

“Tapi, sekarang kondisinya berbeda. Nasabah pun kini bisa bertransaksi  dalam satu jaringan,” kata Sudarta di ruang kerjanya, Kamis (31/10).

Menyoal apakah interkoneksi ATM BCA dan Mandiri mematikan bank kecil ? Sudarta menjawab  tidak seperti itu. Sebab, semua bank yang tergabung di Prima dan ATM bersama dapat Interkoneksi  satu sama lian dan memperluas layanan sistem pembayaran non-tunai.

“Kenyamanan meningkat karena sifat transaksi yang real time dan online. Juga hemat biaya bagi bank karena dapat lebih banyak mendelegasikan layanan ke ATM, tidak perlu dengan petugas customer service di cabang bank,” sambungnya.

Sementara itu, Fatmahadi Kumala Kepala Kantor Cabang Utama Palembang berkata, interkoneksi ATM dan Mandiri adalah capaian yang terbaik. Bahkan, sejak April 2013 lalu ditandatangani naskah kerjasama antara tiga jaringan ATM domestik besar, Prima, ATM Bersama, dan Alto untuk interkoneksi transfer dana antarbank. Kal ini melibatkan lebih dari 100 bank.

Lanjutnya, nasabah BCA mulai saat itu dapat memeriksa saldo, menarik tunai dan memindahkan dana menggunakan infrastruktur ATM Mandiri. Demikian juga sebaliknya. Lebih luas lagi.

“Kemudahan ini juga dirasakan nasabah bank-bank yang masuk jaringan Prima. Kini mereka bisa mengakses ATM Mandiri selain ATM BCA,” imbuhnya.

Amidi, Pengamat Ekonomi menyebutkan, bahwa saat ini competition telah berubah menjadi cooperation. Pencapaian ini diharapkan lebih mendorong masyarakat bertransaksi secara non-tunai, sehingga perekonomian semakin efisien dan dapat terdorong lebih jauh lagi.

Dengan begabung ATM BCA dan Mandiri selama ini, memudahkan  nasabah bank umum kecil akan dapat melakukan transfer dana ke sipa saja di bank lain. Dengan seperti ini bank kecil terjaga dan tidak merasa dibunuh oleh bank besar selain  On-line dan real time.

“Dan, apa yang bisa dilakukan akan terus diperluas, tidak hanya cek saldo dan transfer dana, tapi juga berbagai pembayaran serta tarik/setor tunai,” tulisnya.

TEKS:JADID ULUL ALBAB

EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *