Baliho Parpol di PALI Bakal Dibongkar

Rapat Parpol

Rapat Parpol

PALI | KS -Pelaksanaan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013 yang mengatur tentang pelaksanaan kampanye, bukan hanya dilakukan di daerah kota-kota besar saja. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai daerah otonomi baru dan belum membentuk KPUD pun tetap memberlakukan aturan tersebut secara ketat.

Kamis Kemarin (31/10) Pemkab PALI duduk bersama pimpinan parpol, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Talang Ubi dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Talang Ubi. Dalam pertemuan yang digelar diruang rapat kecamatan Talang Ubi itu disepakati pemberlakuan Peraturan KPU tersebut.

Para parpol dan pemkab sepakat menetapkan daerah yang boleh digunaka untuk memasang alat kontak atau baliho. Dan bagi baliho yang sudah terlanjur dipasang ditempat yang tidak diperbolehkan, parpol diberikan waktu seminggu untuk membongkar sendiri balihonya. “kita sepakat parpol membongkar sendiri baliho yang dipasang bukan pada tempatnya. Waktu toleransinya satu minggu terhitung hari ini (kamis, (31/10) kata M Taufik SE anggota PPK Talang Ubi yang memimpin pertemuan tersebut.

Bagi parpol yang masih membandel, KPUD dan Panwascam akan memberikan surat tertulis kepada parpol yang bersangkutan untuk membongkar sendiri. Dan bilamana masih belum dibongkar, maka Pemkab PALI akan membongkar paksa.

Disepakati dalam  pertemuan tersebut, Jalan Merdeka dimulai dari Tebing Gofar sampai Simpang Lima Talang Ubi menjadi daerah terlarang bagi pemasangan baliho.

Disepakati pula, sepanjang jalan dari Rejosari sampai Talang Ojan menjadi area pemasangan baliho. Demikian juga dari Simpang Tiga sampai Masjid Nurhuda dan dari masjid Istiqomah sampai Talang Tumbur.

Meski telah menetapkan lokasi pemasangan baliho, dalam pertemuan itu juga sepakat untuk tidak memasang baliho di masjid dan sarana umum.

Pun demikian di daerah terlarang, peserta pertemuan sepakat memberikan pengecualian Pemasangan dirumah pribadi calon legislatif (caleg) yang bersangkutan.

Sementara untuk pedesaan, Kepala desa dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan mencari tempat yang akan disediakan bagi pemasangan baliho. Dan aturan tersebut juga akan diberlakukan.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *