Sekda Sumsel Masih Teka-Teki

Kantor Gubernur Sumatera Selatan

Kantor Gubernur Sumatera Selatan

PALEMBANG, KS-Masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan (Sumsel), Yusri Effendi pada 1 November akan segera berakhir. Siapa yang akan menggantikannya, sampai saat ini masih teka-teki.

Namun menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Muzakir, ada empat nama yang berpeluang menjabat sebagai Sekda Sumsel. Siapa saja 14 nama tersebut, Muzakir enggan memberitahukannya.

“Yang pasti 14 nama tersebut, saat ini menjabat sebagai kepala dinas, kepala kantor, kepala badan dan asisten dilingkungan Pemprov Sumsel,” kata Muzakir yang dibincangi usai penyerahan soal seleksi CPNS di kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sumsel, Rabu (30/10).

Siapakah yang paling berpeluang, menduduki kursi yang ditinggalkan Yusri Effendi tersebut ?, Muzakir enggan berspekulasi. Semuanya sebut Muzakir, mempunyai peluang yang sama. “Saya pun berpeluang, tetapi semuanya tergantung Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat),” ujarnya.

Muzakir juga menerangkan, saat ini 14 nama calon Sekda Sumsel tersebut sudah diusulkan ke Baperjakat. Nantinya, Baperjakat akan menseleksi kembali ke 14 nama tersebut menjadi tiga nama. Tiga nama inilah, kemudian akan diusulkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Bagaimana dengan peluang Asisten I Pemprov Sumsel, Mukti Sulaiman. Bukankah ia, sudah ditunjuk gubernur sebagai  pelaksana tugas (Plt) Sekda Sumsel ?, Muzakir menerangkan, penunjukan Plt tersebut dilakukan agar jabatan sekda tidak kosong.

Artinya, selama belum ada sekda defenitif maka Plt sekda lah yang akan menjalankan tugas-tugas sekda. “Kalau soal peluang, semuanya ada. Bisa saja justru sekda nantinya dijabat oleh orang di luar Sumsel,” imbuhnya.

Sebelumnya seperti diberitakan Kabar Sumatera, Asisten I Pemprov Sumsel, Mukti Sulaiman ditunjuk sebagai Plt Sekda Sumsel. Penunjukan Mukti, sebagai Plt sekda ini, juga sudah disetujui oleh semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Sumsel.

“Saya ditunjuk oleh gubernur, sebagai Plt sekda.  Ini dilakukan, untuk mengisi kekosongan jabatan, karena Sekda Sumsel sebelumnya yakni Yusri Effendi sudah memasuki masa pensiun,” kata Mukti dibincangi, Senin (28/10) di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel.

Ia menyebut, masa tugasnya sebagai Plt sekda tidak akan berlangsung lama. Ia berharap secepatnya, sekda defenitif ditetapkan.  “Sebagai Plt sekda, saya harus menjalankan tugas-tugas sebagai kepala sekretariat daerah seperti mempersiapkan pelantikan Gubernur-Wagub Sumsel periode 2013-2018 pada 7 November mendatang, dan pembahasan APBD Sumsel 2014,” ucapnya.

Sementara itu Sekda Sumsel, Yusri Effendi menjelaskan, jabatan sekda adalah jabatan strategis yang tidak boleh kosong. Karenanya jabatan tersebut, harus ada orang yang mengisinya.

“Masa jabatan saya, akan habis pada 1 November mendatang. Sebelum ada sekda defenitif, maka harus ditunjuk Plt. Mukti Sulaiman ditunjuk sebagai Plt, karena jabatannya sebagai Asisten I yang merupakan jabatan tertinggi setelah sekda,” tukasnya.

Teks     : Imam Mahfudz Ali
Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *