Musim Kering, Pakan Rumput Diganti Sampah Sayuran

Ilst. Kemarau

Ilst. Kemarau

MUARAENIM | KS-Musim kering yang berkepanjangan membuat sebagian rumpun yang berada di Kabupaten Muaraenim kering. Meskipun ada, rumput tersebut sudah dicari.

Hal tersebut ternyata berdampak pada pakan ternak seperti sapi. Alhasil, para peternak sapi terpaksa mensiasatinya dengan mengganti pakan rumput dengan sampah sayuran yang dibuang para pedagang di pasar, seperti terlihat di Pasar Baru Bantingan Tanjung Enim.

Peternak sengaja setiap hari mengambil sampah sayuran untuk diberikan kepada hewan ternaknya.

“Sekarang ini cari rumput yang bagus untuk pakan sapi susah, karna banyak yang mati akibat kekeringan dan tidak adanya lagi lahan untuk mencari rumput. Dari pada sapi kita tidak makan. Jadi tepaksa, kita kasih sisa sayuran yang dibuang pedagang di pasar,” tutur Darwis (70), salah seorang pengambil sisa sayuran di Pasar Baru Bantingan Tanjung Enim untuk pakan sapinya kepada Kabar Sumatera, Rabu (30/10).

Sekitar enam karung sampah sayuran setiap hari, kata Darwis, berhasil dirinya kumpulkan dari para pedagang sayuran di Pasar Baru Bantingan Tanjung Enim. Adapun sampah sayuran yang diambil diantaranya, sawi pahit, kubis, wortel, kulit jagung, dan lain-lain.

Dirinya mulai mengumpulkan dan mencari sampah sayuran di Pasar Baru Bantingan saat pedagang-pedagang sayur menutup jualan mereka atau sekitar pukul 12.00- 16.00 Wib.

Darwis berharap, semoga sampah-sampah yang dibuang oleh para pedagang sayur, khususnya di Pasar Baru Tanjung Enim, tidak dibuang secara sembarangan. Tetapi dikumpulkan, sehingga dirinya maupun pihak dinas kebersihan Tanjung Enim mudah mengambil dan mengangkut sampah-sampah tersebut.

“Selama mencari rumput susah, kita masih akan cari sisa sayuran di pasar untuk pakan sapi. Kita berharap, para pedagang sayur tidak membuang sampah sembarangan, supaya kita mudah mengambil sisa sayuran yang dibuang para pedagang,” pungkas Darwis.

Senada dituturkan pencari sisa sayuran lain Mahmud (45), mengatakan memang sekarang ini cari rumput untuk pakan sapi sudah susah. Meskipun, ada lokasi cukup jauh. Jadi terpaksa mereka memanfaatkan sisa sayuran yang dijual pedagang untuk pakan sapi.

“Memang susah nian cari rumput sekarang. Kalaupun ada lokasinyo jauh, kita tepaksa mengeluarkan biaya yang cukup tinggi tuk ngambilnya. Jadi terpaksa, kita cari sisa sayuran tuk penggantinnya,” terang Mahmud.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *