Masyarakat Cueki KPID

kpid

PALEMBANG, KS-Komisi 1 DPRD Sumsel, mengumumkan 7 komisoner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel periode 2013-2016. Tiga dintaranya merupakan incumbent, yakni Iwan Kusumajaya, Alfarisi Arma dan M Arwadi. Sedangkan 4 lainnya merupakan pendatang baru. Yakni, Lukman Bandar, Nurhasah Akmal, Edi Purnomo dan Kms Badaruddin.

“Ke tujuh orang ini sudah kami tes kelayakan dan kepatutan, pada 18-21 Oktober lalu dan dinyatakan sebagai komisioner KPID tiga tahun kedepan,” kata Ketua komisi 1 DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah, Rabu (30/10).

Dijelaskan Yuswar, selama masa uji kepatutan dn kelayakan, pihaknya telah meminta tnggapan masyarakat terhadap 21 nama calon anggota komisioner KPID Sumsel yang diserahkan Tim Seleksi (Timsel) yang diketuai Prof Amin Suyitno pada 23 September lalu.

“Sayangnya masyarakat terkesan cuek sehingga tak banyak tanggapan yang masuk, hanya ada satu tanggapan. Mempertanyakan kenapa incumbent langsung lolos tanpa mengikuti tes tertulis. Selainnya berupa dukungan bukan tanggapan,” jelas Yuswar.

Ketika ditanya kenapa dewan memertahankan 3 petahana? Kata Yuswar, hasil uji kepatutan dan kelayakan yang dinilai oleh 12 anggota komisi 1 memang menempatkan 3 incumbent memenuhi syarat secara penilaian kemampuan maupun perangkingan.

“Sementara petahana lainnya, seperti M Yamin Hasan dan Tri Widayatsih juga memenuhi penilaian tapi mereka masuk cadangan yang diperintahkan UU harus disediakan,”ungkap politisi PKS ini.

Komisi 1 merasa kecolongan karena salah satu komisioner KPID yang diumumkan atas nama M Arwadi, juga lolos seleksi 20 besar calon anggota KPU kota Pelembang. “Saya memang baru tahu ketika pengumuman 20 besar KPU Palembang dan kenapa juga tidak ada masyarakat yang menanggapi. Tapi tidak masalah, jika nantinya lolos 5 besar KPU Palembang maka harus mengundurkan diri dan digantikan cadangan,”imbuhnya.

Selanjutnya, kata Yuswar, DPRD Sumsel melalui pimpinan dewan akan menyerahkan ketujuh nama komisoner KPID Sumsel kepada Gubernur Sumsel, Alex Noerdin untuk di berikan surat keputusan (SK) secara administratif.

“Setelah di SK-an nantinya komisi 1 berkewajiban mengawasi pekerjaan KPID. Mereka diminta untuk melakukan laporan dan evalasi 3 bulan sekali terhadap hasil pengawasan penyiaran di Sumsel,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *