Giliran Empat Pejabat Pemkot Diperiksa

kpk

PALEMBANG, KS-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata belum menyelesaikan penyidikannya di Kota Palembang. Setelah, Selasa (29/10), tim penyidik dari lembaga anti rasuah ini menggeledah kediaman pribadi Wali Kota Palembang, Romi Herton di Jalan  Ki Rangga Wirasantika, Palembang.

Rabu (30/10), penyidik KPK ternyata diam-diam memeriksa pejabat dilingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang. Informasi yang didapatkan Kabar Sumatera, ada empat  pejabat teras dilingkungan pemkot yang diperiksa KPK di Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, di Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Palembang.

Namun pemeriksaan tersebut, berjalan tertutup. Bahkan terkesan ditutup-tutupi. Sejumlah anggota brimob, yang ada di pos jaga menyebut tidak ada pemeriksaan pejabat Pemkot Palembang di Mako Brimob tersebut. “Tidak ada mas, tidak ada,” tegas salah seorang anggota brimob di pos jaga.

Informasi yang didapat, pemeriksaan terhadap pejabat pemkot itu dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, belum terlihat tanda-tanda pemeriksaan tersebut selesai. Pemeriksaan tersebut, diduga berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan KPK di kediaman orang nomor satu di Palembang, Romi Herton sebelumnya.

Juru bicara KPK, Johan Budi yang dihubungi membenarkan adanya pemeriksaan pejabat Pemkot Palembang tersebut. Menurutnya, ada empat pejabat pemkot yang dimintai keterangan.

Ke empat pejabat dimaksud yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ucok Hidayat. Kemudian, Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Alex Fernandus, Kepala Dinas Tata Kota Isnaini serta Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang, Diankis Julianto. “Pemeriksaan tersebut, terkait dengan perkara dugaan suap pengurusan Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tersangka AM,” sebut Johan Budi.

Sementara untuk pemeriksaan di Kabupaten Empat Lawang, Johan Budi menerangkan sudah selesai dilakukan. Saat ini menurutnya, penyidik KPK di Empat Lawang dalam perjalanan menunju Jakarta. “Ada sejumlah dokumen, yang disita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Polda Sumsel, Saud Usman Nasution yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, juga membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Ia mengatakan, ada empat pejabat pemkot yang dimintai keterangan oleh KPK di Mako Brimob Polda Sumsel. “Penyidik KPK, kemarin sudah berkoordinasi ke kita. Sehingga kita langsung mendukung, untuk melakukan pemeriksaan di Mako Brimob. Kita berikan back up, apa yang dibutuhkan tim penyidik KPK,” bebernya.

“Kita sediakan tempat (ruangan di lingkungan Mako Brimob, red) untuk rekan kita KPK melaksanakan tugasnya. Sesuai permintaan dari rekan kita KPK (meminjam ruang di Mako Brimob-red),” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra/Oscar Ryzal

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *