Besarkan Benih Ikan Melalui BBI Bedegung

Ilst. Bibit Ikan

Ilst. Bibit Ikan

MUARAENIM | KS-Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di lokasi objek wisata air terjun bedegung difungsikan sebagai tempat pembesaran benih ikan. Lalu, hasilnya sebagai dijual dalam bentuk bibit dan sebagian lagi di jual untuk konsumsi.

“Khusus BBI Bedegung, kita fungsikan sebagai tempat pembesaran benih ikan,” tutur Kepala Balai Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Pandan Enim Kecamatan Tanjung Agung, Maman Suherman SP kepada Kabar Sumatera, Rabu (30/10).

Maman mengatakan, saat usia benih ikan 21 hari, barulah dipindahkan dari BBI Desa Pagar Dewa yang khusus memelihara benih ikan ke BBI Bedegung untuk pembesaran benih ikan. “BBI Bedegung memiliki sembilan kolam pembesaran benih ikan baik ikan emas, nila, gurami, dan lele dumbo,” ucap Maman.

Benih ikan yang telah berhasil dibesarkan tersebut, kata Maman, sebagian ada yang dijual dalam bentuk bibit dan ada juga dijual untuk konsumsi. “Adapun bibit yang dijual berukuran 5-8 cm dan 8-12 cm. Sedangkan, ikan yang dijual untuk konsumsi tergantung dengan permintaan pembeli,” terang Maman.

Maman menambahkan, setiap kali penjualan benih ikan, sekitar Rp25-Rp50 dari per ekor ikan yang dijual disetor kepada Pemkab Muara Enim sebagai kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muaraenim. “Dalam setahun, kita berhasil panen bibit ikan sekitar tiga sampai empat kali,” terang Maman.

Adapun benih ikan yang dikembangkan dan dibudidayakan oleh pihaknya berupa benih ikan lele, nila dan ikan emas. “Untuk pembenihan ikan melalui Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dilakukan oleh kelompok tani Antan Delapan, Desa Lesung Batu dan kelompok tani Sinar Emil di Desa Muara Emil, yang kesemuanya berada di wilayah Kecamatan Tanjung Agung,” ucap Maman.
Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *