SMK di Sumsel Bakal Buat Pembangkit Listrik

kabar sumatera

PALEMBANG | KS – Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se-Sumatera Selatan akan mendapatkan pembekalan dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dalam pembuatan alat terbaru pengganti pembangkit tenaga listrik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Drs Widodo MPd, mengatakan, alat yang akan dikembangkan oleh para siswa SMK nantinya berupa solar cell (sel surya) dan turbo wind (kincir angin) yang berfungsi sebagai menyuplay listrik. Solar cell dan turbo wind merupakan pembangkit tenaga listrik yang masing-masing memanfaatkan sinar matahari dan angin menjadi sumber listriknya. Alat ini dapat dimanfaatkan untuk menekan pembiayaan penggunaan listrik di SMK.

“Program tersebut rencanannya akan dikembangkan pada awal 2014 mendatang,” katanya.

Dia menambahkan, UNESCO menawarkan pembuatan alat listrik ini, karena UNESCO berkeinginan agar guru dan murid SMK di Sumsel bisa membuat inovasi terbaru yang memberikan manfaat terutama untuk sekolah.

Dijelaskannya, pada awal pelaksanaan program pembekalan nantinya SMK Negeri Sumsel menjadi target pertama yang akan mendapat bimbingan UNESCO untuk memahami dan mempelajari teknis dan perancangan alat baru tersebut.

“Sehingga nantinya ketika mengalami kerusakan pada alat tersebut, murid dan guru SMK dapat memperbaikinya sendiri dan tidak mengalami kesulitan dalam pengoperasiannya,” jelasnya.

Diperkirakan pembuatan dan pembekalan untuk alat tersebut akan menghabiskan dana sekitar Rp 6 Miliar yang diperoleh dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel. Namun, penempatan alat tersebut masih menjadi kendala karena dari segi keamanan harus benar-benar terjaga. Hal inilah yang masih menjadi bahan pertimbangan pihaknya dan UNESCO untuk memulai program ini.

Program ini, diharapkan dapat dilanjutkan untuk menjadi program green school karena alat ini merupakan alat ramah lingkungan.

“Jika program ini berjalan, maka akan mengurangi beban PLN serta memberi keuntungan bagi sekolah. Setelah SMK Negeri Sumsel, program ini akan dilanjutkan ke semua SMK di Sumsel,” ungkapnya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *