Pemkot Gelar Rapat Mendadak

Rumah-Romi-Herton-di-geledah-KPK

Foto : Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG, KS – Kediaman Wali Kota Palembang, Selasa (29/10), kediamnnya digeledah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penggeledahan tersebut, diduga terkait dengan kasus suap dengan tersangka mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.

Saat kediaman orang nomor satu digeledah KPK, Pemerintah Kota (pemkot) Palembang, tiba-tiba menggelar rapat mendadak di ruang kerja Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Harnojoyo.

Namun anehnya, rapat tersebut tidak hanya diikuti oleh pejabat dilingkungan pemkot saja. Sebab ada juga Sekretaris Tim Pemenangan Romi-Harnojoyo, Anton Noerdin, Selain itu, terlihat juga hadir Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat, Asisten I Shinta Raharja dan Kepala Dinas Tata Kora, Isnaini.

Tidak jelas, apa yang dibahas dalam rapat yang digelar mendadak tersebut, apakah berkaitan dengan pemeriksaan KPK atau bukan. Namun Sekretaris Tim Pemenangan Romi-Harno, Anton Noerdin menyebut, rapat tersebut sifatnya hanya silaturahmi saja.  “Hanya rapat biasa, tidak ada apa,” kata Anton yang dibincangi usai keluar ruangan kerja Wawako Palembang, Harnojoyo.

Ia menegaskan, dalam rapat tersebut tidak ada pembahasan mengenai penggeledahan yang dilakuan penyidik KPK di kediaman Romi Herton.

Sementara itu, Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat,  tidak mau berkomentar. Ucok juga membantah ada penyidik KPK yang memeriksa Pemkot Palembang. “Ngak ada apa-apa. KPK, lihat saja diatas. Kebetulan saya tidak ada di tempat,” ungkap.

Aksi tutup mulut, juga dilakukan Wawako Palembang, Harnojoyo. Ia mengaku tidak tahu, apakah ada penyidik KPK yang memeriksa Pemkot Palembang. Begitu juga ditanya, apakah ada dokumen yang dibawa dari ruang kerja wali kota, Harnojoyo juga mengaku tak tahu. “Coba tanya KPK saja langsung,saya tidak tahu apa-apa,”ungkapnya.

Disinggung adanya rapat mendadak tersebut, Ketua Partai Demokrat Kota Palembang ini, mengaku rapat tersebut untuk membahas kegiatan menyambut pelantikan Gubernur-Wagub Sumsel, Alex Noerdin-Ishak Mekki.

“Saat pelantikan tersebut, Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono akan datang. Ini membahas persiapan penyambutannya. Tidak ada hubungannya, dengan KPK,” tegas Harnojoyo.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *