KPK “Obok-Obok” Rumah RH & HBA

* 6 Jam Digeladah I *Sita Satu Kardus Berisi Dokumen I* Datangi Kantor Bupati Empat Lawang

Tampak dua orang tim penyidik KPK memeriksa salah satu mobil dinas Wali Kota Palembang, Romi Herton di kediamannya di Jl. Ki Rangga Wirasantika, Selasa (29/10). / Foto : Bagus Kurniawan

Tampak dua orang tim penyidik KPK memeriksa salah satu mobil dinas Wali Kota Palembang, Romi Herton di kediamannya di Jl. Ki Rangga Wirasantika, Selasa (29/10). / Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG, KS – Suasana kediaman pribadi Wali Kota Palembang, Romi Herton di Jalan Ki Rangga Wirasantika, Selasa (29/10), terlihat berbeda dari biasanya. Di rumah tiga tingkat bercat putih itu,  tertutup dan di jaga ketat.

Sejumlah personil Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, dengan senjata lengkap terlihat bersiaga di depan pintu gerbang kediaman orang nomor satu di Palembang ini. Tak hanya, sejumlah personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), juga ikut berjaga-jaga. Bahkan puluhan simpatisan Romi Herton, juga ikut bersiaga.

“Kegaduhan” di kediaman pribadi Romi Herton ini, dikarenakan kedatangan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pantauan Kabar Sumatera, sekitar pukul 09.30 WIB, ada tiga orang penyidik KPK yang turun dari mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 9309 LR.

Tiga orang tersebut dengan mengenakan rompi bertuliskan KPK, kemudian langsung masuk ke dalam rumah megah tersebut. Sekitar pukul 11.30 WIB, datang satu lagi mobil jenis Toyota Inova yang membawa tiga orang penyidik KPK lainnya.

Apa yang dilakukan penyidik KPK di sana, tidak bisa diketahui banyak. Puluhan wartawan, yang sudah menunggu sejak pagi di kediaman Romi tersebut tidak bisa masuk ke dalam rumah. Mereka hanya bisa, berkerumun dan menunggu selesainya penyidikan dari luar rumah.

Pemandangan yang tak biasa ini, tak pelang mengundang perhatian sejumlah pengendara kendaraan yang melintas di Jalan Ki Rangga Wirasantika. Sehingga sempat menimbulkan kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) pun akhirnya menutup jalan tersebut.

Setelah kurang lebih enam jam, penyidik KPK “mengobok-obok” kediaman Romi Herton tersebut. Sekitar pukul 15.30 WIB, mereka keluar rumah paling megah di kawasan tersebut. Tak ada satu pun pertanyaan wartawan, yang di jawab mereka terkait dengan pemeriksaan.

Namun informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, pemeriksaan tersebut terkait dengan aliran dana ke mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar. Akil sendiri, saat ini sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan pencucian uang.

Diduga, ada aliran dana ke rekening Akil dari Palembang dan sejumlah daerah lainnya di Sumsel, terkait dengan sengketa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) yang ditangani oleh Akil saat menjabat sebagai Ketua MK.

Juru bicara KPK, Johan Budi yang dihubungi Kabar Sumatera, mengakui ada dua tim penyidik yang diturunkan KPK. Pertama di Palembang, dan kedua di Empat Lawang. “Pemeriksaan ini, terkait dengan kasus dugaan suap dengan tersangka AM,” jelas Johan Budi singkat.  “Tadi sekitar pukul 15.30 WIB, pemeriksaan selesai dilakukan. Ada satu kardus berisi dokumen, yang disita penyidik,” bebernya.

Rumah dan Kantor HBA Digeledah

Tak hanya di Palembang, Johan Budi menyebut pemeriksaan juga dilakukan di Empat Lawang. Informasi yang didapat Kabar Sumatera, penyidik KPK menggeledah rumah Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA).

Tak hanya kediaman HBA, penyidik KPK sekitar pukul 11.00 WIB juga menggeledah kantor Bupati Empat Lawang. Namun tidak didapatkan informasi, apa yang disita oleh penyidik KPK di Empat Lawang tersebut.

Sebab selama pemeriksaan berlangsung, masyarakat tidak bisa mengakses kantor orang nomor satu di Empat Lawang tersebut. Itu karena, sejumlah pintu masuk ke kantor bupati ditutup dan di jaga ketat pihak keamanan.

“Maaf mas, semua tidak boleh masuk termasuk wartawan. Ini perintah atasan,” kata salah seorang petugas yang berjaga-jaga di pintu masuk ke kantor Bupati Empat Lawang, saat melarang sejumlah wartawan hendak masuk kantor bupati.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




One thought on “KPK “Obok-Obok” Rumah RH & HBA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *