Bela Ayah, Dipenjara Dua Tahun

bela ayah Tersangka Bambang saat menjalani persidangan/ Foto : Oscar Ryzal

bela ayah Tersangka Bambang saat menjalani persidangan/ Foto : Oscar Ryzal

PALEMBANG, KS – Tidak senang melihat Rozali adu mulut dengan ayahnya, Bambang memutuskan membacok kepala Rozali. Akibat perbuatannya itu, Bambang ditangkap polisi dan kini resmi mendekam dipenjara selama dua tahun usai vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Ardi Johan di PN Palembang Selasa (29/10).

“Dari keterangan saksi dan bukti di persidangan, terdakwa terbukti melanggar pasal 351 KUHP,” kata Ardi.

Vonis yang dijatuhi Ardi lebih lebih cepat tiga bulan dari tuntutan yang diajukan jaksa, Lidya. Sebab itu, Bambang menerima vonis majelis hakim sehingga vonis itu sudah memiliki kekuatan hukum yang tetap.

“Keputusan itu adapada dirinya sendiri. Jika saja dia mengajukan banding, kita akan tetap siap mendampingi dirinya menjalani sidang,” kata penasehat hukum Bambang, Rijal.

Selama menjalani sidang, Bambang selalu menundukkan kepalanya. Pria berkulit gelap ini tak sekalipun menatap wajah majelis hakim saat membacakan vonis untuk dirinya. Di kursi pwngunjung juga tak tampak keluarga atau kerabat yang menyaksikan ia sidang.

Tindak pidana yang dilakukan Bambang terhadap Rojali terjadi pada 25 Februari 2013 pukul 23.00 WIB, di Jalab Sosial, Gang Harapan Gandus Palembang. Bambang tidak senang melihat Rojali yang cek cok mulut dengan ayahnya.

Tanpa sepengetahuan Rojali, Bambang menghujamkan pisau ke arah kepala Rojali hingga menderita luka tusuk. Rojali sendiri saat ini sudah sembuh dari lukanya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *