1 Jam Baru Boleh Ketemu Keluarga

foto-jemaah-haji-copy00

Salah satu jemaah haji yang melepas rindu dengan anaknya setelah menyelesaikan tes kesehatan di asrama haji palembang,selasa (29/10). / Foto : Iwan Cheristian

PALEMBANG, KS – Ratusan keluarga yang menyambut kedatangan para jamaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel), dari kelompok penerbangan (kloter) pertama, sudah bersiap untuk bertemu langsung sanak saudaranya yang tiba dari tanah suci, Mekkah.

Namun, hal itu harus tertahan, mereka juga harus bersabar menunggu walau keluarganya sudah tiba di Bandara SMB II, Palembang. Sebab jamaah yang turun dari pesawat, tidak di izinkan bertemu dengan keluarganya.

Mereka langsung dibawa ke asrama haji. Tidak itu saja, ketika sudah sampai ke asrama haji para keluaga pun, masih diminta menunggu untuk berkontak langsung dengan jamaah haji karena mewaspadai tentang isu penyebaran virus corona.

Siti, misalnya yang mengaku datang dari Kabupaten Empat Lawang. Ia merasa kuatir, dengan kondisi kakan kandungnya, yang baru usai menunaikan ibadah haji. Ia mengungkapkan sudah berada di Palembang, sejak Minggu dengan menggunakan dua mobil sekaligus dan menginap di kediaman kerabatnya.

“Kami bersama rombongan keluarga, sudah dua hari sebelumnya berangkat dari Empat Lawang menuju Palembang untuk menjemput saudara yang pulang haji. Berada di depan asrama haji ini pun, sudah dari pukul 03.00WIB dini hari, demi menunggu kedatangn keluarga kami,” ucapnya.

Namun ketika para jamaah tiba, Siti dan kerabatnya yang lain harus kecewa. Mereka tidak di izinkan masuk asrama haji. Sehingga harus rela, menunggu dengan sabar di balik pagar gerbang asrama.

Tidak hanya Siti, Aminuddin yang datang dari daerah Lubuk Linggau juga mengalami hal serupa. Dengan membawa satu keluarganya, ia rela menginap di sebuah masjid yang berada di areal asrama haji.

Tujuannya, agar tidak berada dibarisan belakang saat keluarganya tiba usai menunaikan rukun Islam ke lima. “Saya bersama kelurga, sudah menunggu sekitar satu jam. Tetapi saat jemaah haji tiba di bandara, langsung dibawa ke asrama. Disini, kami dilarang untuk langsung bertemu dengan alasan masih menunggu petunjuk petugas kesehatan,”ucapnya.

Setelah sejam menunggu, Siti, Aminuddin serta para keluarga lain akhirnya diperbolehkan menemui keluarganya. Itu setelah petugas kesehatan, menyatakan tidak ada satupun jamaah yang terkena virus corona.

Derai air mata, rasa haru dan rasa gembira terpancar di wajah para jamaah dan keluarganya masing-masing setelah sekian lama tidak bertemu. “Alhamdulillah keluarga yang pulang dari haji semuanya masih sehat dan bersyukur bisa bertemu kembali. Rencananya kami akan pulang sore ini dan keluarga yang di rumah juga sudah menyiapkan acara syukuran secara sederhana untuk menyambut orangtua kami ini,” ucap Amin dengan nada yang haru.

Teks     : Imam Mahfudz Ali
Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *