Pj Bupati PALI Sambutan Listrik Padam

suasan pelantikan yang gelap akibat listrik padam

suasan pelantikan yang gelap akibat listrik padam

PALI | KS-Suasana pelantikan pejabat di Gedung Arsendora, komplek Pertamina Pendopo Senin (28/10).

diwarnai dengan listrik padam. Parahnya hal ini terjadi pada saat Penjabat Bupati PALI, Ir Heri Amalindo, SH menyampaikan sambutan. Gedung yang tertutup itu, otomatis membuat ruangan nyaris gelap. Terpaksa Pejabat Bupati PALI harus menyaringkan suaranya agar bisa didengar hadirin.

“Inilah PR bagi DPRD kita nanti. Kalau sudah dilantik nanti semoga saja kejadian listrik padam seperti ini tidak terjadi lagi. Demikian juga pejabat yang ada disini, menjadi kewajiban dan tugas kita bersama, bagaimana caranya listrik di PALI tidak padam lagi,” ujar Heri yang disambut tepuk tangan hadirin.

Setelah sepuluh menit, listrik kembali menyala. Namun kembali padam saat hendak memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik.

Belum ada keterangan resmi dari PT Pertamina Asset II Field Pendopo terkait pemadaman ini. Perlu diketahui, fasilitas listrik di Gedung Aresendora tersebut dialiri dari listrik milik Pertamina.

“Listrik kita ini sudah sangat parah. Padamnya tidak kenal tempat dan waktu. Bupati pidato saja sempet-sempetnya mati,” gerutu salah satu undangan yang hador saat itu.

Meskipun diwarnai listrik padam, namun acara tetap berlangsung. Menurut sejumlah warga, kali itu yang berbeda saat pelantikan berlangsung. Perbedaan pertama, untuk kali pertama pelantikan pejabat di Kabupaten PALI dihadiri dua figur penting dalam proses pembentukan kabupaten ini. Kedua tokoh itu, Ketua Dewan Presidium Pembentukan Kabupaten PALI, H Anwar Mahakil, SH dan Ketua Harian Dewan Presidium Kabupaten PALI, Iskandar Anwar, SE.

Tak seperti biasanya, kedua tokoh itu ikut  hadir. Bahkan saat memberi ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, Anwar Mahakil didaulat Heri Amalindo untuk paling depan memberikan ucapan selamat diikuti Heri dan Iskandar. Kehadiran kedua tokoh beda generasi itu dinilai menjadi jarang terjadi. Tetapi kali itu mereka tampil bersama.

Disamping kehadiran kedua tokoh itu, tampak pula kehadiran dua anggota DPRD Kabupaten Muara Enim asal pemilihan Dapil PALI. Martadinata asal PDIP dan Arafik SH asal Partai Golkar. Bahkan kedua politisi itu rela menunda keberangkatannya ke Jakarta demi menghadiri acara tersebut. Berdasarkan catatan KabarSumatera (KS), sejak pemerinatahan Kabupaten PALI berdiri, baru tiga kali anggota DPRD Kabupaten Muara Enim menghadiri acara resmi.

Pertama saat upacara 17 Agustus 2013, dimana Kuyung Rizal, SS asal Fraksi PKS turut hadir. Kemudian HM Ferdinan, S asal Fraksi Partai Golkar ikut menghadiri pelantikan Kepala Desa (Kades) di Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang. Dan ketiga Darmadi Suhaimi asal PAN dan Arafik, SH (Partai Golkar) hadir dalam pelantikan Kades di Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *