Disiplin yang Sesungguhnya Ada di Hati

PJ-Bupati-PALI

PJ Bupati PALI Heri Amalindo saat melantik 42 pejabat eselon II, III dan eselon IV di gedung Arsendora komplek Pertamina Pendopo.

PALI | KS -Pejabat Bupati, PALI, Ir H Heri Amalindo, mengatakan, disiplin yang sesungguhnya itu ada di hati. “Dan bentuknya adalah kesungguhan bekerja,” tegasnya ujranya usai melantik 42 pejabat eselon II, III dan eselon IV di gedung Arsendora komplek Pertamina Pendopo.

Lebih lanjut Heri mengatakan,  dalam menunaikan pekerjaan dengan hati, pejabat harus merasa bekerja kepada Negara Republik Indonesia. Bukan bekerja untuk bupati . “Bekerja itu harus didasari bekerja kepada Negara Republik Indonesia bukannya bekerja pada atasan atau bekerja kepada bupati. Kalau bekerja pada bupati maka kedisiplinan tidak akan pernah tumbuh,” imbuh nya.

Dalam paparannya Heri juga meminta kepada semua PNS khususnya pejabat yang selama ini bertempat tinggal di Muara Enim, Palembang dan kota lainnya untuk segera berdiam di Kabupaten PALI.

“Kita ini sudah menjadi kabupaten yang mandiri. Artinya sudah berbeda dengan kabupaten dan kota lainnya. “Jadi kalau sudah dilantik menjadi bekerja disini, saya minta segera pindah. Mau bangun sendiri boleh. Atau kalau tidak silahkan menyewa. Biayanya tanggung sendiri, dana kita asih terbatas belum bisa untuk membayar sewa rumah. Namun yang terpenting adalah bekerja total disini,” kata Heri.

Karena, menurut Heri, untuk membangun Kabupaten PALI ini dibutuhkan totalitas, keseriusan dan kedisiplinan. Tanpa disiplin yang tinggi, sampai kapanpun kita tidak akan pernah mampu untuk sejajar dengan kabupaten lain.

Hal ini disampaikan Heri terkait dengan putaran roda pemerintahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang kini terus bergulir. Pergantian dan penambahan personel struktur pemerintahan terus dilakukan. Pejabat eselon II yang dilantik tersebut diantaranya Ruswani, SH. Sebelumnya Ruswani menjabat sebagai Camat Abab dilantik sebagai  Assiten III bidang Administrasi Umum. Posisi yang ditinggalkan Ruswani ditempati oleh Drs Arfan yang sebelumnya Sekretaris Dinas Perhubungan.

Selain itu, Drs Muhamad Amin, M.Si dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga. Demikian juga Yuhairudin, MZ, SE juga dikukuhkan menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Drs Abu Hanifah, putra PALI yang pernah menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muaraenim ikut juga dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga kerja dan Sosial. Dan Husni Thamrin Ciknung dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Diantara 42 pejabat yang dilantik itu, ikut dilantik juga 27 kepala sekolah yang terdiri dari delapan kepala SMA/SMK, 15 kepala SMP dan empat kepala SD.

Terima Suap Akan Diberhentikan

Terkait pemberitaan yang menyatakan ada pejabat yang menerima suap dalam merekrut Tenaga Kerja Sukarela (TKS), Heri juga kembali menegaskan dirinya tidak akan segan memecatnya. “Kalau memang benar ada pejabat yang menerima suap hanya aka nada dua pilihan. Aku atau pejabat itu yang berhenti. Itu saja, ” tegas Heri.

Beberapa waktu lalu, sempat tersiar isu bahwa untuk menerima TKS di Pemkab PALI, ada oknum pejabat yang meminta uang sebesar dua sampai tiga juta. Isu yang merebak namun tanpa ada bukti atau yang melapor itulah yang membuat penjabat Bupati PALI menjadi gusar.

Karena itulah, dalam sambutannya itu dihadapan para pejabat yang baru dilantik itu, Heri kembali menegaskan agar para pejabat jangan sesekali menerima uang atau bingkisan. Apalagi terkait rekrutmen pegawai.

Bukan itu saja, Heri juga meminta semua pejabat yang ada dalam lingkup Pemkab agar menempatkan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi atau golongan. “jangan sampai, pejabat yang berasal dari daerah tertentu, tiba-tiba anak buahnya dari daerahnya sendiri semua. Ingatlah, kalian bukan pejabat daerah anda. Anda adalah pejabat untuk semua masyarakat. Pilihlah anak buah sesuai secara professional,” tukas Heri.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *