Ribut Terus, Kita Tidak Akan Maju

Pj Bupati PALI kembali Lantik 5 Kepala Desa

Pj Bupati PALI kembali Lantik 5 Kepala Desa

PALI | KS-Hanya dengan menjalin persatuanlah kita bisa maju. Karena dengan persatuan dan kekompakan, maka Kabupaten PALI dapat dibangun kearah yang lebih baik. “Namun bila masyarakat terus gontok-gontokan, bisa dipastikan pembangunan di Kabupaten PALI akan berjalan ditempat. Tidak pernah maju,” demikian diungkapkan Penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM saat melantik empat kepala desa di Desa Kartadewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Minggu (27/10).

Menurut Heri, bila masyarakat selalu gontok-gontokan dan saling ribut, maka energi masyarakat akan habis hanya untuk mengurusi hal-hal yang tidak perlu. Sementara kabupaten yang baru terbentuk ini, saat ini sangat membutuhkan peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat. “Bila kita ribut dan tidak bersatu, kapan saatnya kita membangun kabupaten ini agar sejajar dengan kabupaten dan kota lainnya,” kata Heri.

Heri tidak menampik, manusia diciptakan berbeda-beda. Dan itu merupakan karunia dari Allah SWT. Kita harus mensyukuri perbedaan yang diberikan Allah. Sebab  perbedaan itu sudah menjadi suratan dalam Al Qur’an. “Allah sudah menggariskan, kita diciptakan berbeda-beda agar kita dapat saling mengenal. Artinya perbedaan sudah menjadi ketentuan yang maha kuasa,” ujar Heri mengutip salah satu ayat dalam Al Qur’an.

Perbedaan itulah yang dimaksud Heri agar dijadikan bekal dalam membangun masyarakat agar menjadi lebih baik. Karena perbedaan yang dihadapi dengan sabar dan bijaksana akan dapat menghasilkan rahmat bagi semua.

“Kita ambil contoh di sekeliling kita. Misalnya tetangga kita. Meskipun hidupnya berkecukupan tetapi rumah tangganya rebut terus. Saya jamin keluarga itu tidak akan pernah maju dan damai. Bayangkan, kalau setiap hari ribut, diam di rumah saja pasti tidak betah, apa jadinya kalau diam di rumah saja tidak betah. Bagaimana bisa bahagia. Tetapi sebaliknya bila suatu keluarga hidup rukun dan damai, meskipun makan hanya lauk garam atau seadanya, saya yakin keluarga itu pasti bahagia,” ungkap Heri.

Karena itulah, Heri berharap kepada Kepala Desa (Kades) yang sudah dilantik pada hari itu, agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di desanya masing-masing. Melupakan perbedaan dan mulai membangun masyarakat.

Heri berpesan, Kades itu bisa memimpin desanya dengan amanah. Memperhatikan warga tanpa membeda-bedakan satu sama lain. Semua warga diperlakukan secara adil. “Meskipun bukan berasal dari pendukung, tetap dilayani dengan baik. Insya Allah desa bapak-bapak akan lebih maju lagi,” tegas Heri.

Sebelumnya, Heri melantik lima Kades yaitu Irwan bin Ibrahim (Kartadewa) menggantikan Yan Amran, Sakirwan bin Umar Hasan (Talang Bulang) menggantikan Yurhan. Suwandi bin Cik Ujang (Pantadewa) menggantikan Zulkarnain, dari Kecamatan Talang Ubi. Ikut juga dilantik, Surjono (Suka Raja) yang memasuki periode kedua masa jabatannya dan Arka Nurawi (Babat) menggantikan Dito Herman.

Pelantikan Kades Babat ini juga menjadi jawaban Pemkab PALI atas silang pendapat terkait Pilkades Babat pekan silam. Setelah beberapa kali didatangi warga yang berunjuk rasa, Pemkab PALI akhirnya melantik Kades yang telah memenangi Pilkades.

 

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *