PLN Cabang Lahat Gelar Berbagai Kegiatan

Manager PLN Cabang Lahat, Julianto

Manager PLN Cabang Lahat, Julianto

Lahat I KS-Dalam memperingati Hari Listrik Nasional (HLN), ke-68 yang jatuh pada Minggu (27/10), PT PLN (persero), Wilayah Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu (WS2JB) cabang Lahat menggelar beberapa agenda kegiatan.

Kegiatan tersebut meliputi donor darah yang dilaksanakan hasil kerja sana dengan pihak PMI, Family Catering, mengunjungi para pejuang yang ada di Lahat serta ramah tamah dengan masyarakat ketenagalistrikan Indonesia

Acara ini dibuka dengan apel bersama yang diadakan  di halaman  kantor PLN Cabang Lahat. Apel tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Cabang PLN Lahat Juliharto yang didampingi oleh jajaran direksi PLN.

Manager Cabang PLN Lahat mengatakan, ketenagalistrikan di Indonesia telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Namun, tonggak penetapan HLN adalah 27 Oktober 1945 sesuai dengan dibentuknya Djawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga.

Menurutnya, pembentukan jawatan yang menangani listrik nasional itu sesuai dengan Penetapan Pemerintah (PP), No 1 tahun 1945 tanggal 27 Oktober 1945. Hari listrik bukan hanya milik PLN namun milik seluruh masyarakat kelistrikan Indonesia termasuk para pelanggan listrik.

“Tahun 1945 saat pengusahaan ketenagalistrikan dari pemerintah kolonial Jepang ke Indonesia. Jadi ada peristiwa heroik. PLN memperingati kejadian tersebut. Ini bukan hanya PLN tapi masyarakat ketenagalistrikan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan memperingati hari kelistrikan ini kedepannya semua pengayoman terhadap kelistrikan khususnya di PLN Cabang Lahat menuju lebih baik lagi dari yang terbaik.

Disinggung pemberian bantuan kepada keluarga miskin yang tidak mampu untuk pasang baru, Juliharto menegaskan, ditubuh PLN saat ini sudah ada program yaitu program Rumah Tangga Sasaran (RTS). “Program ini bekerja sama dengan pemerintah daerah. Semua keluarga miskin ditunjuk oleh pemkab sedangkan pihaknya akan mensurvey rumah tersebut untuk dipasang listrik,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kedepan pihaknya akan mewujudkan cita-cita pemerintah yaitu menerangi seratus persen nusantara. “Sekarang secara nasional baru berjalan 75 persen. Semuanya ini tidak bisa dijalankan oleh pemerintah saja melainkan kerjasama dengan masyarakat,” lanjut Juliharto.

Untuk itu, masih kata Julianto, dihatapkan semua terlibat baik PLN, Pemkab dan masyarakat. “Mari kita berkaca bagaimana Singapore, Malaysia yang telah berhasil menerangi negaranya seratus persen. Padahall negara tersebut jauh duluan negara kita merdeka dibanding mereka, tentunya ini jadi PR kita semua,” imbuh juliharto.

Teks / Foto: Jumra Zefri

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *