Menanti SFC Lebih Baik

HL--SFC-TEAM

PALEMBANG KS-Sriwijaya FC (SFC) menjamin kalau musim depan kondisi keuangan klubnya akan jauh lebih baik lagi pada musim depan.

Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex menyatakan siapapun pemain yang akan menjadi bagian tim asal Palembang ini, tidak perlu merasa khawatir terhadap pembayaran haknya. Terlebih semua persoalan yang menyangkut kewajiban manajemen sudah ada jalan penyelesaian, khususnya untuk urusan gaji dan uang muka pelatih dan pemain musim lalu.

“Manajemen sudah mengirimkan surat mandat pada PT Liga agar uang sharing sebesar Rp 2,5 miliar itu bisa langsung dicairkan ke rekening pemain musim lalu. Termasuk juga gaji dua bulan dari pemain di musim sebelumnya (musim 2011/2012),” sebut Dodi.

Ia mengakui, memang sejak kejadian mogok pemain di akhir kompetisi lalu, pihaknya sedikit kesulitan menyakinkan pemain untuk bergabung ke SFC. Para pemain jadi sangat selektif memilih klub, karena mereka juga tak menginginkan hak-haknya terus terlambat. Padahal yang kondisi keuangan SFC tidak separah yang dipikirkan sehingga menjadikan pemain harus mogok.

Berkaca dari musim-musim lalu sebenarnya tidak ada persoalan besar dari SFC, sebab keterlambatan yang ada paling berlangsung paling lama satu hingga dua bulan. Berbeda jauh jika dibandingkan klub-klub lainnya yang bisa menungguk hingga enam atau tujuh bulan lamanya dan itu pun tanpa kepastian pembayaran.

“Kita tidak ingin kejadian mogok pemain seperti musim lalu kembali terulang. Semuanya harus lebih profesional. Pemain kita harap fokus pada pertandingan dan manajemen pun menjamin keberlangsungan hak pemain,” terang anggota DPR RI ini

Putra sulung Gubernur Sumsel itu semakin optimis kondisi keuangan SFC bisa lebih baik lagi, dengan program bapak angkat yang kini terus digiatkan. Terlebih, sejauh ini pengajuan bapak angkat kepada BUMD maupun perorangan dari kepala daerah di Sumsel mendapatkan sambutan cukup baik.

Beberapa kepala daerah seperti Walikota Palembang Romi Herton, Bupati Banyuasin Yan Anton dan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar, menyatakan kesiapannya untuk menjadi bapak angkat pemain, meskipun ada beberapa pula kepala daerah yang merasa keberatan.

“Permintaan bapak angkat ini bukan sebuah paksaan, tapi lebih kepada meminta perhatian untuk kemajuan SFC, umumnya sepakbola di Sumsel. Sejauh ini bukan hanya kepala daerah saja yang siap mensuport, tapi pihak-pihak lain pun cukup antusias,” ujarnya.

Jadid Ulil Albab




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *