Warga Pertanyakan Komitmen PT PEBS

Kohandi, Kepala Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kab PALI

Kohandi, Kepala Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kab PALI

PALI | KS-Desa Purun Timur atau yang terkenal dengan sebutan Betun Satu adalah salah satu desa yang terkenal dengan sumber minyak yang berlimpah. Saking berlimpahnya minyak di desa itu, salah satu sumur minyak di situ sempat muncrat keatas (Blow Out) sampai berpuluh-puluh meter. Dan membasahi seluruh desa.

Kekayaan yang berlimpah itu tidak otomatis membuat fasilitas infrastruktur di desa itu terjamin. Beberapa waktu lalu, koran ini sempat memberitakan kondisi jalannya seperti kubangan kerbau. Dan setelah diberitakan, jalan menuju desa itupun diperbaiki sehingga sudah bisa dilalui.

Adalah PT Petro Enim Betun Selo, perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) PT Pertamina EP yang melakukan eksploitasi minyak didesa itu. Perusahaan yang berpatungan dengan Perusda Muara Enim itulah yang memperbaiki jalan tersebut.

Ternyata perbaikan yang dilakukan itu hanya sekedar perbaikan biasa. “Perusahaan cuma memperbaiki saja. Istilahnya di profil saja,” kata Mat Tusum (37) salah satu warga saat ditemui KabarSumatera, Jumat (25/10).

Menurut Mat Tusum, jalan yang diperbaiki itu masih menyisakan lobang dibeberapa tempat. “Kami sebenarnya meminta perusahaan mengecor jalan tersebut. Tapi jangankan mengecor. Menimbun batu saja tidak. Cuma diprofil saja,” terang Mat Tusum.

“Seharusnya perusahaan jangan cuma mengeruk keuntungan semata. Perusahaan juga harus memperhatikan nasib warga disini,” tambahnya.

Protes serupa juga disampaikan Junaidi, warga lainnya. Junaidi sangat menyesalkan ketidak-pedulian PT PEBS itu. “Selama PT PEBS beroperasi, belum pernah memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat. Dulu pernah membantu mesin pompa untuk sumur di masjid. Tapi pas dihidupkan ternyata rusak. Sampai detik ini, pompa itu tidak digunakan. Mungkin niatnya tidak ikhlas,” kata Junaidi.

Kalaupun membantu, sambung Junaidi, itu hanya sebatas memberikan kue saat lebaran lalu. “Itupun cuma kue dalam kotak kecil”.

Kedepan Junaidi berharap PT PEBS dapat lebih memberikan bantuan lebih berarti kepada warga. Salah satunya dengan mewujudkan impian warga yang ingin memiliki jalan mulus.

Ali Sarif, tokoh masyarakat Purun Timur  yang ditemui KabarSumatera juga mengharapkan kepedulian perusahaan. “Demi kebaikan warga dan kebaikan perusahaan kedepannya, sebaiknya PT PEBS dapat memenuhi keinginan warga. Saya pikir tidak harus menunggu didemo baru dipenuhi,”  ujarnya.

Kohandi, Kepala Desa Purun Timur sendiri tidak menampik bila perusahaan belum memberikan sumbangsih berarti kepada warganya. Namun Kohandi yakin perusahaan akan memberikan bantuan, termasuk memuluskan jalan menuju desanya. “Mungkin belum waktunya saja. Jaraknya kan cuma 7 km. Saya yakin perusahaan akan merealisasikan. Warga saja yang belum sabar,” terang Kohandi.

Sementara itu, Edi Tampubolon Humas PT Petro Enim Betun Selo saat dikonfirmasi, ponselnya tidak bisa dihubungi. Berkali-kali dibel, nomor 08129342*** tidak aktif

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *