Lagi, Bupati Tinjau Perkantoran Persiapan Sambut Panglima

Bupati OI H. Mawardi Yahya

Bupati OI H. Mawardi Yahya

INDRALAYA, KS-Empat hari jelang kehadiran Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Moeldoko,  tepatnya pada  29 Oktober mendatang, Bupati Ogan Ilir Ir H Mawardi Yahya kembali meninjau perkantoran terpadu di Desa Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI),  tempat acara penyambutan orang nomor satu di satuan TNI ini.

Bupati didampingi langsung Wakil Bupati HM.Daud Hasyim, Dandim 0402 OKI-OI Letkol Infantri M Arif Suryandaru, Sekda OI HM. Sobli, Asisten I, II, III serta seluruh kepala SKPD pemkab Ogan Ilir.

Kehadiran orang nomor satu dijajaran TNI se-Indonesia ini, selain melakukan peninjauan kantor baru Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, yang pengerjaannya sudah 80 persen lebih ini, juga akan melakukan penanaman Jagung dan kedelai perdana di perkantoran di Desa Tanjung Senai tersebut.

Bupati mengharapkan penyambutan  kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI ini nanti akan disambut secara meriah, diarak dengan saropal anam dan tarian tarian adat Ogan Ilir lainnya. “Untuk itu kita menyambut kedatangannya akan mempersiapkan secara semaksimal mungkin,” ujarnya.

Dikatakannya juga, bahwa menu makanan yang akan disajikan pada kegiatan ini nanti harus diperhatikan, jangan menyajikan menu-menu makanan yang menonton atau sudah menasional.

“Sajikanlah menu makanan ciri khas kita (Ogan Ilir red). Ya seperti, pindang dan lalapannya. Sedangkan maknan ringannya juga harus ciri khas kita. Sarapan pagi kalau bisa bogro. Kuanya jangan bersantan, kalau bisa 80 persen ikan semua,” tuturnya.

Makanan ringannya juga lanjutnya, seperti kacang rebus, jagung rebus, ubi rebus, pisang sematu rebus. “Tujuannya apa, ya sekalian memperkenalankan makanan khas kita. Kalau tekwan, model itu sudah menasional, orang sudah banyak tahu,” imbuhnya.

Senada juga dikatakan  Wabup HM.Daud Hasyim, untuk penyambutan panglima TNI ini pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melakukan persiapan semaksimal mungkin, paling tidak pada hari Minggu (27/10),  ini sudah siap.

“Semuanya sudah di bersihkan, baik gedung maupun lokasi yang akan dijadikan tempat penanaman jagung dan kedelai. Untuk tenda tempat acara kita siapkan 120 unit tenda,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta kepada pihak dandim, agar selalu berkoordinasi dengan pihaknya. “Ya, jangan sampai ada perubahan waktu di H-1, karena itu koordinasi dengan pihak TNI sangat kami butuhkan,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar seluruh sekolah-sekolah ikut berperan memeraihkan dan menyukseskan kegiatan ini, terutama pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Bumi Caramseguguk harus hadir.

“Nanti seluruh mudir ponpes akan kita panggil dan kita ajak rapat. Dan nanti kita minta seluruh mudir hadir, dan mendatangkan juga anak didiknya, biar acara ini semakin meriah, dan sukses,” tukasnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *