Hapus Nama Choirul Huda

Choirul Huda

Choirul Huda

PALEMBANG KS-Sriwijaya FC (SFC) harus memupus harapannya untuk mendatangkan kiper kawakan Choirul Huda, yang terakhir membela Persela Lamongan. Alhasil mau tidak mau bidikan harus diarahkan pada pemain lain dan diketahui saat ini Laskar Wong Kito sedang melirik kiper Papua, yang masih dirahasiakan identitasnya.

Robert Heri Manajer Tim SFC menyampaikan, memang semula bidikan utama pihaknya adalah ingin mendatangkan Choirul Huda. Namun, sang pemain ternyata masih setia dan betah membela tim tanah kelahirannya untuk musim depan. Terlebih, kiper timnas itu juga tercatat sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil di Lamongan, sehingga dengan alasan itulah dia menolak untuk bermain di Bumi Sriwijaya.

“Padahal kita juga sudah mengajukan penawaran untuk membantu proses kepindahannya dari PNS di Lamongan ke Palembang, tapi tetap saja di menolak dan ingin bertahan di Persela,” demikian kata Robert.

Sosok Choirul Huda ini termasuk pemain yang kenyang pengalaman andalan di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu. Kendati usianya sudah menginjak 33 tahun tapi, dia masih tetap menjadi pilihan utama dari Pelatih Persela, Didik Ludianto. Tidak heran jika, Huda dianggap sebagai legenda sejati Persela karena sudah memperkuat klub sejak merangkak dari kompetisi Divisi II.

Pun perjalanan Huda musim ini cukup terjal. Kelanjutan kontraknya bersama Persela penuh liku karena negosiasi yang alot. Dia meminta manajemen melunasi kekurangan gaji musim lalu dan itu pun masih sulit untuk dipenuhi. Namun Huda tetap profesional dengan mengikuti persiapan tim Persela.

“Huda masih setia dan loyal terhadap Persela, jadi kita akan membidik kiper lain yang tidak kalah kualtiasnya dengan Huda,” Robert menambahkan.

Usai mendapatkan Toldo dan Teja Paku Alam, lanjut Robert, pihaknya masih membutuhkan satu kiper lagi. Semula memang Huda yang akan diproyeksikan untuk mengisi kekosongan itu tapi karena pemain yang bersangkutan menolak, alhasil bidikan harus diarahkan pada kiper lainnya.

Karena itu, SFC sedang melakukan negosiasi dengan kiper yang tidak bermain di Pulau Jawa ataupun Sumatera. Namun, berdasar sumber terpercaya kiper dimaksud besar kemungkinan berasal dari Papua.

“Siapa kiper itu memang masih kita rahasiakan karena masih dalam tahap negosiasi. Jika sudah deal pasti kita umumkan,” ujarnya.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *