Pelajar Tewas Saat Berangkat Sekolah

Mobil Pick Up yang digunakan Rn saat bertabrakan dengan Yamaha Vixion milik Adi.

Mobil Pick Up yang digunakan Rn saat bertabrakan dengan Yamaha Vixion milik Adi.

PALI | KS-Kemarin, Kabar Sumatera (KS) baru memberitakan siswa di Kabupaten PALI yang berangkat sekolah harus menempuh jarak yang cukup jauh. Bahkan mereka harus menantang bahaya, sebagai akibat minimnya jumlah sekolah di Kabupaten PALI.

Kali ini nasib naas harus dialami Adi Candra (18), warga Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Adi yang masih duduk di kelas III SMK ini, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya beradu kambing dengan mobil pick-up.

Karena jarak sekolah dengan rumahnya cukup jauh, Adi setiap hari pergi sekolah dari rumahnya di Kecamatan Abab menggunakan sepeda motor miliknya. Rabu (23/10) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB, Adi bermaksud berangkat les di sekolahnya di Desa Babat Kecamatan Penukal.

Tiba di Jalan Raya Desa Purun-Betung (tikungan “S” kayu are), Kecamatan Abab, Kabupaten PALI Adi mendapat musibah. Ketika itu, Adi Candra yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion, warna merah, bernopol BG 4283 OL, menuju Desa Purun, Kecamatan Penukal.

Saat di lokasi kejadian, tanpa disadari dari arah berlawanan datanglah mobil Suzuki Carry Pick Up, warna biru, bernopol BG 9971 ID. Tak ayal, sepeda motor korban Adi Candra, tidak mampu menahan lajunya, sehingga langsung menabrak mobil yang mengangkut semen ini.

Melihat korban sudah terkapar di depan mobil dan bersimbah darah, akhirnya sopir Pick up, yang diketahui berinisial Rn ini, langsung membawa korban Adi Candra ke puskesmas Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Karena, mengalami pendarahan hebat, akhirnya korban meninggal dunia, dan membuat Rn langsung melarikan diri.

Menurut keterangan warga setempat Indra, menjelaskan bahwa korban menuju Desa Purun, untuk mengikuti belajar tambahan (les) disekolahnya. “Dio (korban-red) memang sudah balik ke rumahnyo. Nah, karena ada pelajaran tambahan di sekolah, jadi dia balik lagi ke sekolah. Dan terjadi kecelakaan ini,” ujarnya.

Sementara, keterangan salah satu anggota Polsek Penukal Abab, Brigadir Jeki mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan barang bukti kecelakaan mobil dan motor. “Mobil dan motornya sudah kita amanakan. Untuk pengendara mobil, sudah melarikan diri usai mengantarkan korban ke puskesmas Babat. Untuk kasus laka-nya, diambil alih Unit lantas Polsek Talang Ubi,” jelasnya.

Terpisah, Kanit Lantas Polsek Talang Ubi, Ipda Maliki Rusdan, melalui Aiptu Wibowo dan Brigadir Ronaldo, yang turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, dengan satu korban meninggal dunia. “Kita sudah lakukan olah TKP, untuk mengumpulkan data,” singkatnya.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *