Dilunasi Dua Hari Kedepan

Ilst.

Ilst.

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, berjanji akan segera melunasi tunggakan klaim jaminan sosial kesehatan (jamsoskes) atau yang dikenal dengan program berobat gratis ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP).

Tunggakan ini menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Anton Suwindro, akan dibayarkan setelah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan Kota 2013, disetujui oleh DPRD.

“Kita akan segera lunasi tunggakan jamsoskes, untuk berobat rawat inap yang menjadi tanggungjawab kita. Setelah APBD P disetujui DPRD, tunggakan itu segera kita transfer ke rekening RSMP,” jelas Anton yang dibincangi, Rabu (24/10).

Ia yakin, dalam dua hari kedepan tidak ada lagi tunggakan klaim pembayaran jamsoskes di RSMP. Pemkot sendiri sebenarnya sebut Anton, sudah siap membayarkannya. Namun pemkot masih menunggu pencairan dana shering dari Pemprov Sumsel.

Sebab pemkot jelas Anton, hanya membayar 30 persen dari total 100 persen klaim Jamsoskes yang harus dibayarkan. Berapa besarannya ?, Anton mengaku, setiap tahunnya besaran klaim jamsoske yang harus dibayarkan itu relatif sama.

Kalaupun meningkat tak terlalu tajam ataupun turun drastis, karena kesadaran masyarakat akan kesehatan mulai meningkat. “Hitungan kita untuk Juli sampai September 2012, pembayaran klaim jamsoskes untuk Palembang ke RSMP mencapai Rp2,6 miliar sampai Rp2,7 miliar per September. Sementara 2013, besarannya juga relatif sama,”ucapnya.

Soal besaran rinci, Anton mengatakan tidak bisa memprediksi. Sebab klaim itu, dibayaran sesuai dengan kondisi kesehatan dan jumlah pasien yang di rawat. Bisa saja menurunya, dalam satu bulan jumlah pasien naik ataupun cenderung turun.

“Namun besaran klaim yang harus dibayar, setiap tahun kisaran Rp2,7 miliar. Yang menjadi tanggungjawan pemkot hanya 30 persennya, atau Rp1,3 miliar, sisanya dari dana shering pemprov,” bebernya.

Soal batasan biaya pasien berobat yang ditanggung Jamsoskes dikatakan Anton, tidak ada batasan besarannya. Asalkan selama perawatan, dilakukan di kelas 3 rumah sakit tipe C atau rumah sakit rujukan.

Meski sampai hari ini klaim Jamsoskes di RSMP, belum dibayarkan namun Anton memastikan, pasien tetap mendapat pelayanan kesehatan memadai di puskesmas ataupun rumah sakit rujukan milik pemerintah.

Oleh sebab itu, dia menghimbau agar masyarakat jangan khawatir dan panik kerena jaminan kesehatan tetap ditangggung pemerintah. “Pasien tetap dilayani di RS rujukan milik pemerintah dan puskesmas, jadi pasien jangan khawatir tak dapat layanan kesehatan ,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi   




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *