Dihantam Truk, Atap Shelter Terminal Nyaris Ambruk

Nampak terlihat atap shalter Terminal Timbangan yang nyaris ambruk akibat dihantam truk PS

Nampak terlihat atap shalter Terminal Timbangan yang nyaris ambruk akibat dihantam truk PS

INDERALAYA|KS-Atap shelter yang berada di dalam Terminal Timbangan KM 32, Kota Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), nyaris amruk lantaran dihantam mobil dumptruk BG 8190 LM dikendarai Pardi, warga Permata Baru Inderalaya siang kemarin.

Akibatnya, puing-puing shelter berserakan dan rute di dalam jalan terminal berubah sehingga membingungkan pengendara. Akibat ulahnya, pengemudi tersebut ditahan untuk diminta pertanggungjawabannya.

Pantauan, di lapangan, akibat dihantamnya atap shalter tersebut, lalulintas yang melintasi dalam terminal ditutup sementara. Hal itu dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Ogan Ilir lantaran khawatir atap tersebut ambruk dan menimpa pengguna jalan.

Akibat penutupan tersebut, baik pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Palembang maupun Prabumulih terlihat bingung saat memasuki kawasan dalam terminal yang ditutup.  Padahal sebelumnya situasi didalam terlihat berjalan seperti biasa.

Sebagian mobil terpaksa memutar dengan mengambil jalan arah Kayuagung dan sebagian lagi mengambil jalan kendaraan yang menuju arah Palembang.

Beruntung manajemen PT BSA selaku penanggung jawab siap memperbaiki kerusakan shelter tersebut.

“Saya sudah koordinasi dengan PT BSA. Alhamdulilah kerusakan akibat menabrak shelter itu akan segera diperbaiki perusahaan. Tertabraknya shelter itu lantaran lupa menurunkan hidrolik dumptruk,” kata Pardi, sopir dumptruk.

Sementara itu, Puad, salah satu pengendara truk bermuatan kelontongan tujuan palembang-Lampung mengaku bingung ketika melintasi jalan didalam terminal. “Saya hanya heran, kemarin kami melintasi jalan didalam terminal. Tapi kenapa hari ini tidak boleh,” ujar Puad.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Ogan Ilir, Mustarsyah mengakui jalan dalam terminal arah Prabumulih ditutup mendadak lantaran atap  shelter dalam terminal amruk dihantam dumptruk.

“Kejadiannya Selasa kemarin. Kami takut terjadi apa-apa saat kendaraan melintas dibawah atap shelter. Makanya kami tutup sementara,” katanya.

Menurut dia, setelah berkoordinasi dengan sopir, perusahaan siap bertanggung jawab atas kerusakan atap shelter tersebut. “Kita sudah berkoordinasi dan pihak perusahaan siap bertanggungjawab atas kerusakan atap tersebut,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *