90 Persen Desa Sudah Teraliri Listrik

pln

INDERALAYA,KS-Upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), untuk menjadikan setiap warganya menikmati aliran listrik terus diupayakan. Hingga saat ini, dari 241 desa yang berada di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, hampir 90 persen desa sudah teraliri listrik.

Dari catatan Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup (Distamben LH), Ogan Ilir, hingga saat ini tinggal 11 desa yang belum teraliri listrik yang tersebar di lima kecamatan.

Ke 11 Desa  tersebut, yakni Desa Ulak Segelung Kecamatan Inderalaya, lalu  Desa Kedukan Bujang, dan Desa Aurstanding Kecamatan Pemulutan. Kemudian Desa Maju Jaya, Harimau Tandang, Sungai Keli dan Desa Sungai Ondok Kecamatan Pemulutan Selatan.

Selanjutnya Desa Pinang Mas, Desa Sungai Pinang Nibung dan Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang. Lalu Desa Ibul Dalam Kecamatan Rambang Kuang.

“Hasil data yang kita lakukan masih tinggal 11 Desa di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir yang belum teraliri listrik,” ungkap Kadis Pertambangan  Energi dan Lingkungan Hidup M Thahir R melalui Kabid SDE Dan Listrik Nashrul Awamy, Selasa (22/10), kemarin.

Bahkan kata Nashrul, pihaknya juga melakukan pendataan secara rinci masing-masing desa yang belum teraliri listrik tersebut, seperti Desa Ulak Segelum ada 321 rumah, Desa Kedukan Bujang 307 rumah, Desa Aurstanding 534 rumah, Desa Maju Jaya 247 rumah, Harimau Tandang 347 rumah, Sungai Keli  270 rumah dan Desa Sungai Ondok 220 rumah.Selanjutnya Desa Pinang Mas 549 rumah dan Desa Sungai Pinang Nibung 366 rumah dan Desa Pinang Jaya 511 rumah Lalu Desa Ibul Dalam 180 rumah.

“Target kita secepatnya semua desa di Kabupaten OI sudah  teraliri listrik,’’ jelasnya.

Menurut Nashrul, untuk program  tahun 2013 ini ada empat desa yang sudah selesai teraliri listrik, yakni Tanjung Pasir, Lebung Jangkar, Rawa Jaya , dan Mekar Jaya.

Begitu juga dengan program listrik masuk desa (Lisdes) yang dianggarkan pusat  juga ada beberapa desa yang sudah ditingkatkan,  semisal jaringan  yang dibangun baru satu kilometer, maka dilanjutkan lagi hingga selesai. Desa yang menjadi sasaran Lisdes tersebut yakni Desa Suka Maju, Sanding Marga , Suka Marga Kecamatan Rantau Alai.

Ia menambahkan, ada  beberapa kendala yang menjadi penyebab utama terhambatnya pemasangan jaringan listrik pada setiap desa, yakni mengenai tanam tumbuh

“Kalau pada program Lisdes, warga meminta tanam tumbuh diganti rugi, maka program lisdes dibatalkan, inilah yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan jaringan lsitrik kita, padahal listrik itu peruntukkan untuk kepentingan masyarakat itu juga,’’ ungkap Nashrul.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *