Pembangunan Kantor KPU Batal

kpu

INDERALAYA.KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten OganIlir (OI), memastikan, pembangunan gedung perkantoran KPU OI, yang rencananya di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Inderalaya Utara dengan anggaran senilai Rp 2,2miliar melalui danan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), batal. Dana yang sudah dianggarkannyapun akan dikembalikan ke pusat.

Hal itu diungkapkan Katua KPU OI, Amrah Muslimin, Senin (21/10), kemarin diruang kerjanya.

“Ya, kita memang membatalkannya pembangunan tersebut karena waktu tidak dimungkinkan untuk pengerjaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam acuannya, 27 September dimulai penjadwalan tender proyek selama 1bulan. Kemudian pada 5 Oktober mulai perhitungan pembangunan gedung perkantoran yang sketsa gambarnya langsung berdasarkan acuan dari KPU Pusat.

“Serah terima kunci 13 Desember, sementara sekarang sudah tanggal berapa?, jadi hemat kami susah dilaksanakannya. Dikhawatirkan terburu-buru sehingga bangunannya jelek, jadi kita kembalikanlah,” kata Amrah Muslimin.

Menurut Amrah, pihaknya juga sudah mengkonsultasikan persoalan tersebut ke bagian teknis PUBM, namun lantaran sempitnya waktu pengerjaan dikahwatirkan tidak bakal rampung sesuai tenggat waktu.

“Disamping itu kita juga takutkan  pembangunan gedung ini bakal asal-asalan. Kita juga mempertanyakan mengapa KPU Pusat menggelontorkan dana APBN menjelang akhir tahun, bahkan OI hanya satu-satunya daerah di Sumsel tahun 2013 mendapatkan dana pembangunan gedung. Kita saat ini masih menumpang di gedung perkantoran pemkab, tapi tahun depan kami akan mengajukan lagi untuk pembangunan gedung,” ujarnya.
Disinggung apakah optimis KPU Pusat bakal kembali mengucurkan dana, Amrah mengaku optimis, namun jika meleset maka ia kembali berkeyakinan KPU OI tahun 2015 akan mendapatkan dana pembangunan gedung kembali.

Ditambahkan Amrah, nantinya pembangunan gedung tersebut akan dilakukan di lahan hibah dari Pemkab OI, seluas 3200meter persegi di sebelah SMA Unggulan Inderalaya Desa Tanjung Pering Kecamatan Inderalaya Utara.

“Tahun depan kita ajukan lagi, kalau tidak disetujui 2015 kita usulkan lagi untuk dibangun, karena baru Empat Lawang dan Pagaralam yang mendapatkan dana dari pusat untuk perkantoran,”‘ jelasnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *