Kades Purun Timur Tantang Tes Urine

Warga Purun Timur saat mendatangi Pemkab PALI beberapa waktu lalu

Warga Purun Timur saat mendatangi Pemkab PALI beberapa waktu lalu

PALI | KS-Dituding warga sebagai Kepala Desa (Kades) yang gemar pesta narkoba, membuat Kohandi, Kades Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjadi berang. Kohandi, bahkan menantang untuk melakukan tes urine untuk membuktikan dirinya bersih dari narkoba.

Bantahan Kohandi ini dilakukan, terkait aksi sejumlah warga yang melakukan aksi di Pemkab PALI, beberapa waktu lalu (Kamis, 17/10). Puluhan warga menuntut Kohandi mundur karena dianggap arogan, jarang berada di tempat dan gemar pesta narkoba. Kohandi juga dituding sebagai pribadi yang arogan  dan tidak transparan kepada warganya, dan dianggap mempersulit warganya dalam berurusan.

“Semua yang dituntut beberapa warga itu sama sekali tidak benar. Mereka adalah segelintir orang yang sentimen terhadap saya. Karena saya selalu menekan mereka untuk tidak melakukan kegiatan yang melangar, seperti pungutan liar ketika mobil perusahaan yang melintas di desa kita. Maka itu, mereka menganggap saya arogan,” ujar Kohandi kepada Kabar Sumatera di Talang Ubi, Senin (21/10).

Kohandi juga menjelaskan, selama ini dirinya selalu terbuka terhadap masyarakat, dalam menerima bantuan, baik dari Provinsi Sumsel maupun dari Kabupaten Muara Enim. “Ketika ada bantuan, tidak ada dana tersebut yang terpendam. Saya selalu langsung bagikan kepada penerimana yang berhak, dan itu bisa saya pertanggung jawabkan,” lanjutnya.

Terkait tuduhanya sebagai Kades pengguna narkoba, dirinya membantah keras akan hal itu. “Saya siap diperiksa, dan melakukan tes urine. Jikalau memang saya dituduh sebagai pengguna narkoba. Jadi semua itu tidak benar, justru mereka yang merupakan preman,” tegas Kades pertama Purun Timur ini.

Kohandi berharap agar masyarakat tidak begitu saja percaya pada hal-hal yang belum tentu kebenaranya. “Investor baru mulai masuk ke daerah kita, jangan sampai hal tersebut membuat para investor menjadi ragu untuk masuk,” tambahnya.

Sementara itu, Pati Mulia  tokoh masyarakat Purun Timur, juga menegaskan, tudingan terhadap kades Khoandi tidak benar. “Di cek saja apabila ada pelanggaran dalam penggunaan dana, kadesnya siap untuk diperiksa. Sedangkan mengenai narkoba, saya rasa itu sangat merusak citra kades yang belum tentu kebenarannya, dan bisa kita laporkan ke pihak berwajib,” sambungnya.

Sebelumnya, 30 warga Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Kamis siang (17/10), mendatanggi kantor Camat Talang Ubi yang juga kantor sementara Pemkab PALI, untuk menuntut Kohandi melepaskan jabatanya sebagai Kepala Desa (Kades) Purun Timur.

Sementara, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, Amiruddin Tjikmat, S.Sos, MM mengatakan, pihaknya secepatnya akan memanggil Kades Purun Timur, serta akan membentuk tim investigasi dari Inspektorat, untuk turun ke lapangan mencari kebenaran hal tersebut.

“Kita secepatnya akan panggil Kades Purun Timur, untuk dimintai keterangan. Selain itu, Pemkab PALI juga akan membentuk tim investigasi dari inspektorat, dan segera mencari kebenaranya. Apabila terbukti, maka kita akan lakukan proses, dan apabila adanya pidana, maka akan kita serahkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *