Fasilitas Umum Banyak Dicuri

Petugas Sedang Memasang Lampu Hias di Taman Kota Palembang

Petugas Sedang Memasang Lampu Hias di salah satu Taman di Kota Palembang

PALEMBANG, KS-Menyedihkan, mungkin kata ini yang paling pas menggambarkan kondisi fasilitas umum di Kota Palembang. Bagaimana tidak, sejumlah fasilitas umum tersebut kini banyak yang rusak dan hilang.

Tragisnya, hal itu justru dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang, mengeluhkan kondisi ini.

Kepala DPJPP Kota Palembang, Alex Fernandus menyebut dari data mereka aksi pengerusakan dan pencurian fasilitas umum ini kian marak terjadi. Hal ini, sangat disayangkannya.

“Banyak fasilitas umum, yang hilang atau rusak. Misalnya di Taman Charitas yang baru selesai dibangun, air mancurnya tidak berfungsi lagi. Itu karena 49 unit nozzle (alat pengatur volume air mancur), hilang di curi. Sehingga air mancur yang biasanya ada, sekarang tidak bisa dihidupkan lagi,” kara Alex yang dibincangi, Senin (21/10).

Tak hanya di Taman Charitas, kolam di depan Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring juga mengalami nasib yang sama. Disana, ada lima unit nozzle yang hilang di curi, oleh oknum tak bertanggungjawab.

Selain nozzle sambung Alex, lampu hias yang dipasang di pohon-pohon di kawasan jalan protokol juga tidak luput dari aksi pencurian. “Sedikitnya sudah ada 10 unit lampu hias, yang kita pasang di pohon-pohon sudah hilang terutama di Jalan Angkatan 45 dan Jakabaring. Lampu ini, jenis lampu hias model terbaru dengan panjang bervariasi antara 20 sampai 30 meter,” bebernya.

Selain  itu, lampu-lampu yang menerangi halte Transmusi juga banyak hilang. “Hari ini kita pasang, bulan depan sudah hilang. Ini sangat merugikan, itu dibeli dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Harusnya, masyarakat ikut menjaganya. Jika begini, kita sulit untuk mempercantik kota ini,”keluhnya.

Untuk mengurangi aksi pencurian tersebut, Alex menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan patroli keliling yang menjaga aset-aset tersebut. “Tapi karena tenaga kerjanya terbatas, kita cukup kesulitan untuk menjaga semuanya. Apalagi, untuk lampu hias titiknya sangat banyak. Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga ini semua. Jangan dirusak apalagi dicuri, kita juga yang dirugikan,”tukasnya .

Teks     :Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *