Sepakat Kontrak Ponaryo

Ponaryo-Astaman

Ponaryo-Astaman

PALEMBANG KS-SFC bersiap merekrut kembali Ponaryo Astaman alias Popon guna mengarungi kompetisi musim depan baik itu Indonesia Super League maupun Piala Indonesia.

Walhasil, keputusan itu cukup mengejutkan mengingat beberapa hari terakhir Manajer SFC Robert Heri sudah menyatakan kalau Popon tidak akan diperpanjang dengan alasan gaji sang pemain yang terlampau mahal. Namun, semuanya berbalik dalam rapat tertutup antara jajaran manajemen dan Ponaryo Astaman di Griya Agung Palembang, Sabtu (19/10).

Dodi Reza Alex, Presiden SFC sebagai pimpinan tertinggi menegaskan kalau pihaknya akan tetap memperpanjang Popon, karena sang pemain sudah terlanjur dikontrak dua tahun. Terkait gaji pemain yang terlampau tinggi, SFC jelas akan mencarikaan solusinya dengan menyiapkan bapak angkat yang berasal dari perusahaan besar di Sumsel.

“Kita sudah ambil keputusan bersama jajaran manajemen dan manajer. Kita juga sudah bicara dengan Popon langsung terkait masa depannya di SFC dan Alhamdulillah dia siap memperkuat lagi SFC musim depan,” bebernya.

Kata sepakat mengontrak Popon itu, lanjut Dodi, maka pihaknya kedepan tingggal menyusun skuad SFC, siapa-siapa saja pemain yang akan direkrut. Tim khusus sudah dibentuk mulai dari Direktur Teknik dan SDM SFC Hendri Zainudin, Manajer Tim Robert Heri, Asisten Manajer Muchendi Mahzareki, Head Coach Subangkit dan Kapten Tim Ponaryo Astaman.

“Dan, kita berikan tugas ini kepada Popon, karena dia sebagai pemain senior, sudah barang tentu banyak memiliki jaringan pemain-pemain berkualitas,” pintanya.

Pada rapat kali ini juga dicapai kesepakatan kalau SFC akan mengeluarkan surat resmi pada PT Liga Indonesia, terkait jaminan pembayaran tunggakan terhadap pemainmusim lalu. Seperti diketahui saat ini SFC masih memiliki piutang pada PT Liga sebesar Rp 2 miliar dan uang itulah yang akan dibayarkan langsung pada para pemain musim lalu.

“Ini bukti dari komitmen manajemen, kalau kita akan membayarkan tunggakan gaji langsung kepada rekening pemain. Nanti rinciannya berapa yang harus dibayarkan akan dilampirkan dalam surat itu,” ucapnya.

Lanjut Dodi, program bapak angkat tampaknya akan tetap menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan tim musim depan. Sejauh ini sudah ada empat perusahaan yang bersedia menjadi bapak angkat pemain. Kemudian ditambah beberapa perusahaan lain dan belum lagi kesediaan dari perorangan seperti kepala daerah, seperti Walikota Romi Herton, Bupati Banyuasin Ian Bastian, Bupati Lahat Aswari, yang merespon cepat dengan bersedia bapaak angkat pemain.

“Program inilah diharapkan bisa menjadi solusi atas persoalan finansial kita musim lalu, yang juga dialami oleh tim-tim lain di ISL,” katanya.

Hendri Zainudin Direktur Teknik dan SDM SFC bertutur, dengan langkah itu pihaknya bisa mendapatkan pemain-pemain kelas 1, untuk bisa memperkuat timnya musim depan. Pihaknya akan mencari pemain-pemain inti untuk memenuhi minimal 18 orang, sedangkan sisanya akan dimaksimalkan pemain muda yang ada di SFC U-21.

Gayung bersambut. Ponaryo Astaman pun menerima keputusan SFC yang mempertahankan dirinya musim depan. Soal pernyataan Manajer Tim Robert Heri yang memilih tidak mempertahankannya, sejak awal dia tidak terlalu dipusingkan hal itu dan masih menunggu keputusan resmi dari presiden klub.

“Saya akan tetap main di SFC musim depan karena ikut keputusan dari Pak Dodi,” kata Popon mantap.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *