PNS Pemkot Wajib Berinfaq

Ilst.

Ilst.

PALEMBANG, KS-Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) Palembang sejak September lalu, mewajibkan semua abdi negara harus membayar infaq.  Besarannya tergantung golongan pegawai tersebut, mulai dari Rp10 ribu untuk golongan I, Rp20 ribu (golongan II), Rp40ribu  (golongan III) dan Rp100 ribu (golongan IV).

Potongan infaq ini menurut pelaksana harian (Plh) Kepala Bagian (Kabag) Sosial Masyarakat Pemkot Palembang, M Iliyas, dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palembang No 410 tahun 2013.

“Dalam SK itu, semua PNS di lingkungan pemkot di wajibkan membayar zakat serta infaq melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Palembang. Di SK tersebut, juga diatur, besaran nominal infaq shodakoh yang harus dikeluarkan,” kata Iliyas, kemarin.

SK Wali Kota Palembang ini jelas Ilyas, telah di edarkan ke semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemkot. “SK ini, sifatnya hanya untuk mempertegas dan menghimbau PNS untuk membayar zakat dan infaq, dari sebagian kecil penghasilan mereka,” ucapnya.

Disinggung mengenai penetapan besaran infaq sendiri, Iliyas mengaku hal tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan yang sesuai dengan syariat agama dimana besaranya sekitar 2,5 persen dari penghasilan, dengan perhitungan penghasilan dalam satu tahun dibagikan 12 persen. “Dari sanalah kita mendapatkan nominal besaranya,” ucapnya sembari mengelak kalau penetapan infaq besaran infaq menyalahi aturan.

Menurut dia, pengaturan tentang infaq sendiri baru dimulai pada tahun 2013. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya, pemkot baru melakukan pengaturan pembayaran zakat.” Baru pada September tahun ini, dan dengan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran PNS,”ucapnya seraya  menambahkan kewajiban membayar infaq ini, hanya untuk PNS yang beragama Islam.

Ilyas juga mengataka, infaq yang dipotong dari gaji semua pegawai itu tidak nilainya tidak seberapa. Namun jika dikalikan dengan jumlah pegawai dilingkungan pemkot, ditambah sumbangan sukarela setiap PNS setiap tahunnya maka dana yang bisa dikumpulkan BAZ jumlahnya cukup besar.

“Kalau diakumulasi selama setahun, dana yang bisa dikumpulkan BAZ Kota Palembang bisa mencapai antara Rp6 miliar sampai Rp7 miliar. Dana tersebut, bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan atau disumbangkan untuk pembangunan masjid,” ujarnya.

Pembayaran infaq ini urainya, tidak dilakukan dengan langsung memotong gaji pegawai setiap bulannya seperti halnya zakat. Namun PNS dilingkungan pemkot diminta, untuk langsung mentransferkan pembayaran infaq itu langsung ke rekening BAZ Palembang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang , Ucok Hidayat yang dibincangi terpisah mengaku belum megetahui adanya SK Wali Kota Palembang yang menetapkan PNS di lingkungan pemkot wajib bayar infaq dan besaran nominalnya.

“Saya belum tahu itu, surat edarannya juga saya belum memparafnya. Semestinya, surat edaran itu harus melalui saya lebih dahulu, nanti akan saya cek kembali. Kalau pun ada, infaq itu tidak harus harus di wajibkan berapa besarannya. Yang namanya infaq, sukarela. Kalau sudah ada nominalnya, bukan infaq namanya,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra
Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *