Pelajaran Matematika Paling di Benci

Ilst.

Ilst.

MUARAENIM I KS-Guna meningkatkan pola pengajaran dan menumbuhkan kecintaan anak didik terhadap mata pelajaran atau bidang study matematika. Maka, sebanyak 193 guru Sekolah Dasar (SD) mengikuti pelatihan pengajaran bidang studi Matematika, bertempat di Kamar Bola PTBA, pada 18 – 19 Oktober 2013.

“Kita berharap melalui pelatihan pengajaran bidang study matematika bagi guru SD ini, dapat menumbuhkan kecintaan para siswa atau anak didik terhadap mata pelajaran matematika, karena selama ini pelajaran matematika merupakan pelajaran yang paling dibenci dan ditakuti oleh para siswa,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaraenim, Drs Hamirul Han, melalui Sekretaris Diknas Muaraenim, Drs Muzakar dalam sambutannya.

Adapun jumlah para guru yang mengikuti pelatihan ini, kata Muzakar yang juga merangkap selaku ketua panitia kegiatan, sebanyak 193 guru SD, mereka terdiri dari 150 orang guru berasal dari Kecamatan Lawang Kidul dan Kpta Muaraenim. Sisanya 43 guru berasal dari Kecamatan Semendo, Rambang dan Lubai Ulu.

“Kegiatan ini didukung penuh oleh PT. Bukit Asam (Persero) Tbk melalui program CSR-nya. Terima kasih kepada PT. Bukit Asam atas partisipasinya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Muaraenim ini,” ucap Muzakar.

Narasumber dalam pelatihan ini, berasal dari alumni Institut Teknologi Bogor (ITB) angkatan 1988, berjumlah empat orang dan enam orang lagi berasal dari Yayasan Indonesia Mengajar.

Dirinya berharap, agar program seperti ini dapat terus dilanjutkan baik ditingkat SD sampai tingkat SMA, sehingga pelajaran matematika tidak lagi menjadi momok yang menakutkan dikalangan para siswa.

“Kita akan tetap melakukan koordinasi dengan CSR PTBA Tanjungenim agar kegiatan ini dapat dilanjutkan terlebih di bidang pendidikan dengan melibatkan sekolah yang belum sempat dilibatkan dalam kegiatan ini sehingga para guru memiliki pengetahuan dan trik dalam memberikan pengajaran matematika kepada para siswanya,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam, Milawarma, melalui Senior Manager CSR PTBA, Danang Sudira Raharja mengatakan, bahwa selama ini program CSR PTBA sebagian besar dari sektor infrastruktur. Oleh karena, melihat hasil  Bidiksiba bidang Pendidikan Bukit Asam, dimana sebanyak 190 orang siswa yang ikuti program beasiswa Bidik Siba hanya 20 orang siswa yang lolos mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari PTBA. Untuk itu,  peran guru perlu ditingkatkan dalam memberikan pengajaran kepada para siswanya.

“Selanjutnya, kita akan mengevaluasi apakah program ini dapat bermanfaat dan jika memang terdapat banyak kemajuan, maka tetap akan kita lanjutkan. Dan bila perlu kegiatan ini akan kita agendakan secara rutin, sehingga bisa memberikan andil besar dalam kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Muaraenim,” pungkas Danang.

Teks : SISWANTO

EDITOR : ROMI MARADONA 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *