IAIN Pun “Terserang” Narkoba

Ilst. Narkoba

Ilst. Narkoba

 

“Hasil survei penyalahgunaan narkoba tahun 2011 lalu sebanyak 2,2 persen atau 4 juta penduduk Indonesia menggunakan narkoba. Dari jumlah itu sebanyak 2 persennya atau sekitar 880 ribu adalah pelajar dan mahasiswa. Bahkan pengaruh narkoba ini juga telah ‘menyerang’ salah satu perguruan tinggi Islam Negeri di Kota Palembang”.

 

PALEMBANG | KS-Narkoba saat ini bukan hanya menyebar dikalangan pelajar akan tetapi sudah merambah hingga pelosok-pelosok daerah tak terkecuali di sumatera selatan untuk meminimalisir penggunaan narkoba khususnya dikalangan pelajar. Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel beberapa waktu lalu sempat melakukan tes urin terhadap ribuan mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang dan dari hasil tes tersebut BNN menyatakan setidaknya ada sekitar 1-2 persen mahasiswa IAIN positif mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

Kepala BNN Sumsel, Brigjen Pol Bontor Hutapea yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan HA Bustari beberapa waktu lalu membenarkan prihal adanya mahasiswa IAIN yang positif mengunakan narkoba berdasarkan hasil tes urin yang mereka lakukan.

Namun, Bustari enggan memberikan data secara terperinci berapa jumlah mahasiswa yang positif narkoba hanya saja dirinya menyebut dari hasil tes urin tersebut ada sekitar 1-2 persen mahasiswa IAIN positif narkoba. “ Kalau ingin tahu secara jelas silahkan tanya kepada pihak rektorat IAIN karena datanya sudah kami serahkan,”katanya.

Menurut Bustari, siswa yang terindikasi pemakai narkoba akan dipanggil untuk dibina. “Ini kita lakukan sekaligus untuk pemetaan peredaraan jaringan narkoba di Palembang,” ujarnya.

Pembantu Rektor III, IAIN Raden Fatah Palembang, Prof Suyitno selaku Ketua koordinator pelaksanaan tes urin tersebut, saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, dirinya belum melihat dokumen hasil tes urin tersebut.

“ Saya belum bisa kasih komentar karena saya belum lihat dokumennya,”terangnya.

Menurutnya, kalau memang data dari BNN tersebut valid dan memang benar-benar ada mahasiswa yang terjangkit Narkoba pihaknya akan mengambil kebijakan untuk kemaslahatan IAIN itu sendiri.

Sementara itu, Prof. DR.Abdullah Idi pengamat pendidikan menyambut baik langkah IAIN yang melakukan tes urin terhadap mahasiswanya. Menurutnya, kalau memang ada mahasiswa yang sudah dinyatakan positif narkoba oleh pihak BNN maka IAIN harus segera mengambil sikap.

“ IAIN harus memberhentikan mahasiswa yang memakai narkoba tersebut agar tidak mempengaruhi mahasiswa yang lainnya,”katanya.

Mantan pembantu rektor III IAIN Raden Fatah ini juga menyesalkan mengapa tes urin ini tidak dilakukan sejak awal sehingga mahasiswa yang menggunakan narkoba ini bisa terus dikontrol disamping itu, dirinya menyarankan tes urin bukan hanya dilakukan untuk mahasiswa baru saja akan tetapi mahasiswa lama pun harus melakukan tes urin.

“ Ini juga harus dilakukan secara rutin dan setelah itu harus di pantau jangan sampai yang negatif narkoba ini ikut terjebak, dengan melakukan pembinaan kepada mahasiswa agar tidak terjerumus,”jelasnya.

TEKS : AMINUDDIN/ AHMAD MAULANA

EDITOR : ROMI MARADONA




7 thoughts on “IAIN Pun “Terserang” Narkoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *