Dikira Suporter SFC Pelajar SMK Tewas Dibacok

Ilst.

Ilst.

PALEMBANG, KS – Seorang siswa kelas satu SMK Pembina Palembang, Kaharudin alias Oneng (16), tewas dikeroyok 10 orang tak dikenal saat melintas di Simpang Golf Jalan AKBP Cek Agus, Kecamtan Ilir Timur II Palembang, Minggu (20/10) sekitar pukul 00.30 WIB. Ia tewas dengan luka bacok di bagian kepala.

Oneng yang tewas di lokasi kejadian langsung dibawa ke kamar mayat RSMH Palembang. Tak lama, keluarganya datang menjemput usai menerima kabar menyedihkan ini dari teman Oneng di lokasi kejadian.

“Dia dimakamkan di Taman Pemakaman Kandang Kawat Palembang Minggu (20/10) pagi. Kami langsung memberi tahu keluarganya begitu tahu peristiwa ini,” kata salah satu teman Oneng, Yuda (18), saat dijumpai di rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Sialang Sako, tepatnya di belakang Pasar Perumnas.

Selain menderita luka bacok di bagian kepala, Oneng juga diketahui menderita luka tusuk cukup dalam dibagian bawah punggung. Menurut keterangan Yoga, saat ditemukan, Oneng sudah tak bernyawa.

Diceritakan Yoga, kejadian bermula saat Oneng dan dirinya pergi ke Jalan Veteran untuk menyaksikan balap liar yang sering digelar di malam Minggu. Keduanya pergi dengan mengendarai motor bersama beberapa teman yang lain. “Dia pergi sama Haidir (16). Haidir sendiri selamat dari kejadian ini karena berhasil melarikan diri,” kata Yoga.

Dilanjutkan Yoga, mereka mulanya pergi secara konvoi. Namun, di tengah perjalanan terpisah. Oneng dan Haidir pergi duluan. Yoga pun tidak mengetahui saat Oneng dan Haidir diserang sejumlah kelompok pemuda bersenjata tajam.

Kelompok ini menduga Oneng adalah suporter SFC dan memiliki dendam lama. Pasalnya, salah satu pelaku meneriakkan kata ‘itu orangnya’.

“Kami kira, pelaku salah sasaran karena Oneng tidak pernah bergabung menjadi suporter SFC. Haidir juga tidak kenal dengan satu pun pelaku,” kata Yoga.

Masih kata Yoga, Oneng dan Haidir sudah mencoba melarikan diri saat sadar akan diserang kelompok itu. Sial, motor yang dikendarai Oneng terjatuh hingga Oneng tersungkur di aspal. Oneng pun menjadi sasaran empuk kesepuluh pelaku yang sudah dibutakan dengan dendam.

Kapolsekta IT II, Kompol Yoga Baskara, melalui Kanit Reskrim, Iptu M Sabur, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan hingga menyebarkan korban meninggal dunia.

Sebagian pelaku yang masih buron sudah diketahui identitasnya dan akan segera ditindaklanjuti. ”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga melihat dan mengenali pelakunya,” kata Sabur.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *