Bawa Pedang, Siswa SMK Dibui

JERUJI

PALEMBANG, KS – Tertangkap tangan membawa sebilah pedang, PD (16) digelandang ke Polsekta Kalidoni Palembang Jumat (18/10) malam di Jalan Pasundan, Kelurahan Kalidoni Kalidoni.

Saat ditangkap, polisi mendapati parang itu terselip di pinggang warga Jalan Ramakasih VI, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang ini.

Diakui PD, dirinya tidak ada niat untuk ikut tawuran. Dia memang membawa parang, namun parang itu baru saja ia gunakan untuk membersihkan makam.

“Saya belum pulang ke rumah sehingga parang itu tidak sengaja terbawa. Sumpah, itu bukan untuk melukai orang lain atau mencari musuh,” kata pria yang mengaku masih sekolah di salah satu sekolah kejuruan swasta di Palembang ini.

Dilanjutkan PD, dia ada urusan di Jalan Pasundan karena diajak temannya untuk mengambil pakaian. Sesampai di lokasi, saat PD duduk, ada beberapa orang yang melempar batu. PD pun mengaku tidak tahu siapa yang telah melempari dirinya.

Masih kata PD, meski ada yang melempari dirinya, PD tidak beranjak dari tempat ia duduk. Karena berstatuskan pendatang, PD ditangkap seorang warga karena diduga ikut membuat keributan di tempat itu. Terlebih, PD datang dengan membawa sebilah parang.

Kapolsekta Kalidoni, AKP Tri Sumarsih, membenarkan kejadian tersebut PD sudah diamankan berikut dengan parang yang ia bawa. “PD kami amankan karena menyimpan sajam jenis parang dan melanggar pasal UU Darurat No.1/1951 tentang sajam. Kita akan telusuri lebih dalam apa benar yang bersangkutan tidak ikut pelembaran batu,” kata Tri.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *