Polres Lubuklinggau Gelar Barang Bukti Hasil Kejahatan

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover C Gaol saat gelar pengungkapan kasus di halaman Mapolres Lubuklinggau

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover C Gaol saat gelar pengungkapan kasus di halaman Mapolres Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU | KS – Jajaran Kepolisian Resort (Polres), Lubuklinggau Kamis (17/10), menggelar barang bukti hasil penggungkapan kasus yang terjadi di Kota Lubuklinggau.

Sedikitnya, ada 35 unit kendaraan roda dua tanpa dilengkapi surat-surat (motor bodong), diamankan Polres Lubuklinggau. Ke 35 motor bodong tersebut terjaring razia selama satu bulan terakhir, diduga merupakan hasil kejahatan karena sampai gelar kasus tidak ada yang mengaku memilikinya.

Selain itu, Polres Lubuklinggau juga memperlihatkan kepada sejumlah wartawan barang bukti hasil tangkapan  seperti  4 kg ganja kering yang di kemas dalam 4bungkusan, 66,7 gram sabu-sabu beserta alat hisap bong, 16 bilah pisau dan 6 pucuk senjata api rakitan laras pendek (pistol rakitan).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Gaol, mengatakan, pengumpulan barang bukti tersebut merupakan hasil razia yang dilaksanakan sebulan terakhir.

“Dari 35 unit motor diduga hasil kejahatan berhasil kita amankan karena tanpa dilengkapi surat-surat, 8 unit diamankan di Mapolres dan 27 unit tersebar di beberapa Polsek,” ujarnya.

Mengenai jumlah kasus yang kini telah masuk dala tahap penyidikan, sambungnya, diantaranya curas 3 kasus, curat 8 kasus, curanmor 1 kasus, pembunuhan 1 kasus, senpi 2 kasus, sajam 9 kasus, judi 1 kasus dan narkoba 3 kasus. “Sedangkan jumlah tersangka yang disidik sebanyak 37 tersangka,” tuturnya.

Lanjut Kapolres, dari hasil razia di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, diduga ada modus baru, yaitu melempar racikan pasir yang dicampur cabai dan pecahan kaca ke muka korban.

“Memang saat diamankan, benda tersebut tidak sedang digunakan, tapi kita masih melakukan pengembangan, apakah racikan tersebut sudah pernah digunakan atau belum. Kepada masyarakat kita imbau agar lebih waspada, terhadap modus-modus kejahatan ini,” kata Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa kedepan akan lebih meningkatkan razia atau operasi untuk mengantisipasi tindakan kriminal. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah kota, Kodim, serta dengan pihak-pihak Polres diperbatasan, saling tukar menukar informasi untuk memberantas kejahatan. Kepada pelaku kejahatan, kita akan berikan tindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Dari hasil analisis dan evaluasi, sambungnya, ada  70 – 80 persen pelaku kejahatan itu berasal dari luar Kota Lubuklinggau. “Karena itu, kepada anggota saya tekankan untuk menggiatkan patroli dan razia gabungan di pintu-pintu masuk kota atau diperbatasan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan masuknya pelaku dari luar ke Kota Lubuklinggau. Kita libatkan semua satuan, baik reskrim umum maupun narkoba, Sabhara dan lalulintas,” kata Kapolres.

Teks : Faisol

Editor : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *