PAW Yan Anton Masih Tarik-Ulur

yan-anton

Ilst. Palantikan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian dan Wakil Bupati Banyuasin SA Supriono. Oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

PALEMBANG, KS-Dua anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), dari Fraksi Partai Golkar akan dilakukan pergantian antar waktu (PAW). Kedua politisi partai berlambang pohon beringin yang di PAW tersebut yakni Lili Madari dan Yan Anton Ferdian.

Untuk PAW Yan Anton yang kini menjabat sebagai Bupati Banyuasin menurut Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Edward Jaya, masih terjadi tarik-ulur. Sebab, harusnya yang menggantikan Yan Anton adalah Wala Kusuma, caleg dengan nomor urut dibawah Yan Anton.

“Namun ada surat, kalau Wala Kusuma pernah menjadi pengurus partai politik (parpol) lain. Sehingga kita mempersiapkan Supirman Dahlan, sebagai penggantinya. Namun kita tetap akan mengacu putusan KPU dan DPP Partai Golkar. Biarlah DPP nanti, yang memutuskannya,” kata Edward yang dibincangi, Jumat (18/10).

Ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini menjelaskan, DPD Golkar Sumsel lebih menginginkan Supirman Dahlan sebagai pengganti Yan Anton di DPRD Sumsel. Sebab Wala Kusuma sebut Edward, dianggap sudah menghianati partai.

Saat pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel lalu, Wala kata Edward tidak mendukung pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki yang telah ditetapkan DPP sebagai pasangan calon gubernur (cagub)-calon wakil gubernur (cawagub) Sumsel.

“Hal itu, sudah kita anggap sebagai penghianatan terhadap partai. Selain itu, ia juga menjadi pengurus di parpol lain. Suratnya sudah di DPP, nanti DPP lah yang akan memutuskannya. Kalau pun nanti Supirman yang akan menjadi PAW Yan Anton, maka Wala Kusuma harus di pecat dulu dari keanggotaan Partai Golkar,” tegasnya.

Sementara untuk PAW Lili Madari sambungnya, saat ini masih dalam proses di Ditjen Otonomi Daerah (otoda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Prosesnya sebut Edward, diyakini akan selesai dalam minggu ini. “Untuk pengganti Lili, kita sudah menyiapkan Rodi Wijaya yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lubuk Linggau,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo dibincangi terpisah berharap proses PAW dua anggota dewan itu segera selesai. Sehingga dewan menurutnya, bisa mendapatkan ‘darah segar’.“Kita membutuhkan ‘darah baru’, untuk menyelesaikan kerja-kerja dewan. Dua anggota yang di PAW itu juga, selama ini sudah tidak aktif lagi,” sebut Wasista.

Ia menambahkan, kinerja dewan saat ini tengah mendapatkan sorotan masyarakat menjelang berakhirnya periodeisasi anggota dewan saat ini. Karenanya dengan adanya dua anggota baru, diharapkan ada semangat baru yang bisa ditularkan kepada anggota dewan lain yang sudah mulai mengalami kejenuhan.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *